ちゃ (cha) dan じゃ (ja) dalam Bahasa Jepang

JLPT N3, KK.Bentuk TeBentuk Percakapan, Tata Bahasa

Pacar gue bacot banget suka perintah “ futoccha dame (gak boleh gemuk), otoko tomodachi to ason ja dame (gak boleh maen sama teman cowok), dll.. Mendokusai!
Yuhuu, kali ini kita akan mempelajari salah satu bahasa percakapan yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu ちゃ (cha) dan じゃ (ja). Yuuk.

Percakapan

Bahasa Jepang

ううう。🥺

どうしたの?

元彼のこと思い出しちゃって。でも、ベラ、泣いちゃダメ。

泣いちゃいなよ。涙なんて減るもんじゃないし。

うわ~ああん。 😭😭😭

Huhuhuhu. 🥺

Ada apa?

Teringat mantan. Tapi, Bela gak boleh nangis.

Nangis aja. Air mata gak akan berkurang, kok.

Huwaaaaaa 😭😭😭

Perubahan

ては (asli) → ちゃ (percakapan)。
Tewa (asli) → Cha (percakapan).

では (asli) → じゃ (percakapan)。
Dewa (asli) → Ja (percakapan).

Penjelasan

ちゃ (cha) dan じゃ (ja) adalah bentuk percakapan dari ては (tewa) dan では (dewa).
Dalam percakapan sehari-hari, ては (tewa) dapat diubah menjadi ちゃ (cha), sedangkan では (dewa) diubah menjadi じゃ (ja). Misal,

こんなに高たかくては買かえません。
Kon’na ni takaku tewa kae masen.
↓
こんなに高たかくちゃ買かえない。
Kon’na ni takaku cha kae nai.
Nggak bisa beli kalau segini mahal.

では、行いきましょう。
Dewa, iki mashoo
↓
じゃ、行いこう。
Jaa, ikoo.
Oke, mari kita pergi.

ここでは食たべてはいけません。
Koko dewa tabe tewa ike masen.
↓
ここじゃ食たべちゃだめ。
Koko ja tabe cha dame.
Nggak boleh makan di sini.

Kalian masih ingat saat belajar pola kalimat negatif yang paling dasar pada awal materi N5? Iya, “KB ja arimasen” atau “KB ja nai desu”. Nah, “ja” dari “KB ja arimasen” dan “KB ja nai desu” itulah sebenarnya bentuk percakapan dari “dewa” dalam pola kalimat “KB dewa ari masen”. Bentuk formal “dewa” diubah menjadi “ja”.

Bentuk “cha” dan “ja” ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Contoh Pola kalimat dan Contoh Kalimat

Jadi, bagian “tewa” dan “dewa” dalam setiap pola kalimat dapat diubah menjadi “cha” dan “ja” dalam percakapan. Berikutnya adalah beberapa pola kalimat yang mengandung “tewa” dan “dewa”, sekaligus bentuk percakapan “cha” dan “ja” .

Pola Kalimat yang Dapat Menggunakan ちゃ (cha) dan じゃ (ja)

{ては/では} いけない → {ちゃ/じゃ} いけない

教室きょうしつでおかしを食たべちゃいけません。
Kyooshitsu de okashi o tabe cha ike masen.
Tidak boleh makan kue di ruang kelas.

二十歳はたちになるまでお酒さけは飲のんじゃいけないって。
Hatachi ni naru made osake wa non ja ikenai tte.
Katanya, nggak boleh minum sake sampai berusia 20 tahun.

☆Pola Kalimat てはいけない (tewa ike nai)

{ては/では}いられない → {ちゃ/じゃ}いられない

こんな仕事しごとバカバカしくてやっちゃいられない。
Kon’na shigoto bakabaka shikute yaccha irare nai.
Aku tidak tahan melakukan pekerjaan seperti ini karena konyol.

いつまでも独身どくしんのままじゃいられない。
Itsu made mo dokushin no mama ja irare nai.
Aku tidak boleh melajang terus-menerus.

☆Pola Kalimat てはいられない (tewa irarenai)

Pola Kalimat yang Dapat Menggunakan ちゃ (cha)

なくてはいけない → なくちゃいけない

生いきるためには働はたらかなくちゃいけない。
Ikiru tame niwa hataraka naku cha.
Untuk hidup, harus bekerja.

☆Pola Kalimat なくてはいけない (naku tewa ikenai)

ようによっては → ようによっちゃ

考かんがえようによっちゃ、ジョンブロのほうが幸しあわせだと思おもうよ。
Kagae yoo ni yoccha, jomblo no hoo ga shiawase da to omou yo.
Aku mikir jomblo lebih bahagia tergantung cara memandangnya.

☆Pola Kalimat ようによっては (yoo ni yottewa)

にかけては → にかけちゃ

日本にほんのアイドルのことにかけちゃ、彼かれの右みぎに出でるものはいない。
Nihon no aidoru no koto ni kake cha, kare no migi ni deru mono wa inai.
Kalau soal idola Jepang, tidak ada yang lebih mahir daripada dia.

☆Pola Kalimat にかけては (ni kaketewa)

にしては → にしちゃ

彼かれ、外国人がいこくじんにしちゃ敬語けいごができるね。
Kare, gaikokujin ni shi cha, keego ga dekiru ne.
Untuk ukuran orang asing, dia pandai bahasa sopan ya.

☆Pola Kalimat にしては (ni shitewa)

Pola Kalimat yang Dapat Menggunakan じゃ (ja)

わけではない → わけじゃない

彼かれとは結婚けっこんしたいわけじゃない。
Kare towa kekkon shitai wake ja nai.
Bukan berarti ingin menikah dengannya.

☆Pola Kalimat わけではない (wake dewa nai)

だけでは~ない → だけじゃ~ない

お金かねがあるだけじゃ、幸しあわせとは言いえない。
Okane ga aru dake ja, shiawase towa ie nai.
Tidak bisa disebut bahagia kalau hanya ada uang.

☆Pola Kalimat だけでは~ない (dake dewa ~nai)

ではありません → じゃありません

彼かれは日本人にほんじんじゃないよ。
Kare wa Nihonjin ja nai yo.
Dia bukan orang Jepang lo.

☆Pola Kalimat ではない (dewa nai)