About

Tentang WKWKJAPAN

WKWKJAPAN (Warung Karir & Workshop Kejepangan) adalah sebuah lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam bidang pendidikan bahasa Jepang & karir ala Jepang. Kami sebagai lembaga wong kecil tidak memiliki ruang kelas sendiri. Namun, keunggulan kami ada di dunia internet, sekaligus aktif langsung turun ke lapangan untuk membantu para pelajar di seluruh daerah Indonesia maupun Jepang.

Kami akan berkomitmen untuk meningkatkan dan mementingkan potensi sumber daya manusia pada setiap daerah Indonesia dari SABANG sampai MERAUKE, khususnya, untuk pelajar bahasa Jepang yang masih sulit mengakses fasiltas atau materi bahasa Jepang, sekaligus mendukung kegiatan magang atau pekerja di Jepang dengan cara memanfaatkan saluran internet dan kunjungan ke setiap daerah secara langsung. Kami adalah sekolah super PKL yang dapat bergerak ke mana saja melalui dunia maya dan dunia nyata.

Misi dan Visi

Latar Belakang

1. Ketidakseimbangan dalam Pendidikan Bahasa Jepang di antara Golongan!

Kota vs kampung, kaya vs McQueenYaQueen, penghuni di Jepang vs Indonesia, mahasiswa vs magang di Jepang, dsb.

Pada zaman ini, sepertinya sudah banyak lembaga-lembaga atau fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan bahasa Jepang menjamur di Indonesia, atau sudah banyak orang Indonesia mulai tinggal di Jepang untuk mengejar mimpi. Namun, ternyata masih banyak ketidakseimbangan terlihat di antara setiap golongan.

2. Banyak Materi Bahasa Jepang yang Ilegal atau Aneh Beredar di Internet!

wah ternyata banyak buku pelajaran bahasa Jepang dalam bentuk e-book, pdf, dsb, atau materi dan quiz bahasa Jepang di blog atau media sosial adalah copasan (copy paste) alias ilegal. Materi yang isinya aneh-aneh bagi native juga selalu beredar lewat internet.

Masih banyak materi bahasa Jepang yang melanggar hak cipta tersebar di dunia maya tanpa rasa malu (sebagian pelajar ikut antusias menerima bahkan minta materi pelanggalan hak cipta tersebut) dengan perbuatan yang di bawah standar dunia internasional. Namun, perbuatan perbuatan tersebut justru menodai nama Republik Indonesia dan bangsa Indonesia, padahal sebenarnya, masyarakat Indonesia sudah mampu membuat materi bahasa Jepang yang berkualitas dan kreatif (ya karena saya tahu mereka yang benar-benar hebat), tetapi hanya gara-gara sebagian orang, nama atau kesan RI di dunia internasional bisa jatuh.

Selain itu, masih banyak materi yang isinya aneh atau keliru tersebar di internet. Misalnya, pemula bikin blog atau postingan media sosial yang aneh, dan isinya dicopas oleh pemula lain, lalu yang dicopas dicopas lagi ^^; (ini namanya lingkaran setan wkwk) Atau, sebagian materi swasta juga terkadang isinya aneh, kurang berkualitas, dan kurang bertanggung jawab tanpa melalui pengecekan native speaker. Sayangnya, pihak yang menjadi korban adalah selalu “pemula” bukan “swasta” karena pemula tidak dapat menilai kualitas setiap materi.

3. Kehidupan Magang di Jepang Masih Sulit!

sibuk melulu tapi koq gajinya tetap kecil.. sayangnya, hampir gak ada komunikasi sama orang Jepang kecuali printah dari atasan…. duh, gak bs lunas! wah ada godaan kabur dan pindah kerja.. ceritanya enak.. katanya gajinya gede drpd sekarang… gimana nih… wah gak ada kerjanya lagi setelah pulang ke Indonesia… kenapa nasibku jadi begini…. dll…. dll…. dll….

3-1. Calon magang & pekerja Indonesia kurang memiliki akses untuk mencari informasi yang benar, tepat, dan riil sehingga sebagian dari mereka bingung, menyesal, atau terkadang tertipu, bahkan terlibat kasus tindak kriminal setelah datang ke Jepang.

3-2. Hubungan mangang dengan masyarakat di daerah Jepang masih kurang dan terbatas padahal sebenarnya mereka sudah masuk ke masyarakat Jepang dan menyokong setiap ekonomi dan daerah Jepang secara nyata.

3-3. Sebaliknya, masyarakat Jepang juga kurang memiliki informasi tentang Indonesia, dan masih banyak orang Jepang kurang pandai dalam bahasa asing sehingga mereka kurang memahami kebudayaan atau kebiasaan luar negeri. Tentunya, miskomunikasi antara orang Jepang dengan orang asing dapat saja terjadi di mana-mana.

3-4. Namun, sebagian magang juga kurang dapat berbahasa Jepang gara-gara sibuk kerja, dan tidak belajar bahasa Jepang lagi sehingga sulit mencari pekerjaan yang bagus yang berkaitan dengan Jepang setelah selesai program magang atau pulang ke Indonesia.

3-5. Jumlah magang / pekerja Indonesia di Jepang masih jauh di bawah China, Vietnam, dsb padahal potensi bangsa Indonesia sangat tinggi.

Misi Kami

1. Memperbaiki ketidakseimbangan dalam pendidikan bahasa Jepang di antara setiap golongan.

2. Memperluas akses pendidikan bahasa Jepang yang berkualitas kepada masyarakat Indonesia sehingga pelajar tidak perlu lagi mengakses materi ilegal dan keliru.

3. Meningkatkan jumlah orang Indonesia yang mengetahui negara Jepang dengan baik dan benar sekaligus meningkatkan popularitas nama Jepang di Indonesia. Sebaliknya, meningkatkan juga nama dan popularitas Indonesia di Jepang.

4. Mendukung kemajuan magang dan pekerja Indonesia di Jepang atau perusahaan Jepang.

5. Meningkatkan perkembangan secara interaktif di antara magang / pekerja Indonesia dengan pihak penerima baik perusahaan maupun masyarakat daerah di Jepang.

Dengan lima misi di atas, lembaga ini berusaha untuk membangun hubungan masyarakat internasional yang interaktif, konstruktif, dan bersahabat di antara Jepang dengan Indonesia agar kedua negara sama-sama dapat menuju ke masa depan yang lebih cerah.

Usaha dan Servis

Usaha

1. Usaha pendidikan bahasa Jepang untuk orang Indonesia.

2. Usaha bantuan untuk magang dan pekerja Indonesia.

3. Usaha bantuan untuk perusahaan dan masyarakat daerah di Jepang yang menerima orang Indonesia.

4. Usaha-usaha lain yang berkaitan dengan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga.

Servis

Les Gratis di Internet

Belajar bahasa Jepang level dasar (JLPT N5-N3) secara online. Kami langsung memberikan les dan materi bahasa Jepang yang praktis lewat internet (wkwkjapan.com dan facebook) secara interaktif, terstruktur, dan konsisten. Tujuan utama kami adalah “Mulai nol, Lulus JLTP N4 dalam Waktu Satu Tahun.

Kultur Bisnis

Belajar kultur masyarakat Jepang, khususnya interaksi dalam bisnis. Para pelajar dapat mengetahui sifat, sikap, dan cara pikir orang Jepang (yang positif maupun negatif) sambil belajar bahasa dan karir ala Jepang melalui latihan dan praktik seperti wawancara bisnis, role-playing, dsb secara tegas dan intensif.

Internship Lokal

Program Internship “Boku Machi Project” yang berarti “Proyek desaku” dalam bahasa Jepang ini sangat unik. Dalam program ini, peserta akan mendapat pengalaman kerja di antara orang Jepang dan masyarakat daerah setempat.

dll. (lagi under construction 😅)

Posted by Y-0S★