PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS ARTIKEL 2018

finalis_lomba_2018, juara, lomba_2018Juara, Lomba Menulis, ★kelas kita (クラスでの活動)

Yuhuuu….🙋♀️🙋♀️🙋♀️

Selama periode penerimaan naskah, kami menerima 33 naskah. Agar bisa memberi penilaian seobjektif mungkin, kami membaca tulisan-tulisan tersebut satu per satu sambil mengangguk-angguk, senyum-senyum atau bahkan mengerutkan kening, lalu menyaring finalis, mendiskusikannya sampai menjelang pagi, berpikir keras, memberi penilaian, mengamati hasil voting dan akhirnya mengetik pengumuman ini 😀 😀

Merekalah pemenang lomba nemulis artikel wkwkjapan 2018!!

Juara 1

Nama: Fizar Rama Waluyo

Skor: 206 (skor admin) + 72 (voting member) = 278 poin

Artikel: “Cara Paling Efektif Belajar Bahasa Jepang

Komentar dari Tanaka

Selamat keluar sebagai juara no 1! Penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami. Yaa, sebaiknya menghafal huruf kana dulu kalo emang mau serius belajar, tabungan kosakata akan menyokong kekurangan pemahaman tata bahasa, tata bahasa harus dipelajari secara konsisten dengan menggunakan pola kalimat, dan penerapan pelajaran secara langsung di lapangan akan efektif juga. 🙂 Karyamu akan berguna bagi pemula yang baru mulai belajar bahasa Jepang. Terima kasih karena sudah berbagi pengetahuannya kepada pelajar bahasa Jepang lain di Indonesia. 🙂

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Fizar Rama Waluyo san, selamat yaaa… Tulisan Fizar san tergolong tulisan serius, tetapi cara penyampaiannya tidak membosankan. Pemakaian bahasanya mudah dipahami. Isinya tentang tips-tips belajar, tapi sama sekali tidak terkesan menggurui. Saya rasa isinya sangat berguna terutama untuk pembelajar bahasa Jepang pemula. Tulisan Fizar san akan lebih menarik lagi (terutama bagi saya), jika dalam penulisan lebih memperhatikan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang benar. これからも頑張ってください。

Juara 2

Nama: Nurfinna Havis

Skor: 234 (skor admin) + 14 (voting member) = 248 poin

Artikel: “KAGUM, KETERTARIKAN, DAN MENUJU MIMPI

Komentar dari Tanaka

Secara pribadi sih, saya memilih karyamu sebagai juara no1 kali ini karena sangat banyak makna yang tersembunyi di belakang perjuanganmu yang ditulis dalam artikelmu kali ini. Kisahmu ini akan menjadi contoh, motivasi, atau bisa memberikan semangat buat member di sini atau pelajar-pelajar bahasa Jepang yang lain di seluruh daerah Indonesia. Petualanganmu akan berlanjut terus. Kita nunggu aja ya success story yang selanjutnya. Semoga sukses.

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Nurfinna san, selamat telah menjadi juara 2 pada lomba kali ini. Saya tertarik pada cerita Anda terutama tentang kedua orang ‘penjaga’ LPK itu. Ternyata ada ya, orang-orang yang seperti itu. Berani buka usaha, tapi tidak mau mengupdate ilmu, sehingga tidak tahu perkembangan (misalnya tidak tahu soal loncat level, soal JLPT yg masih ada, dll.). Selamat melanjutkan belajar bahasa Jepang, semoga bisa tercapai yang diinginkan. O ya, jangan lupa, sambil belajar bahasa Jepang, kalau ada waktu pelajari juga penulisan dalam bahasa Indonesia, ya… Penggunaan “tak” sebagai pengganti kata “tidak” dan sebagai subjek menggantikan “aku” (tak pelajari, tak ganti, dll) mungkin bagi sebagian pembaca membingungkan. Sukses selalu untuk Anda.

Juara 3

Nama: Nia Purnama

Skor: 218 (skor admin) + 21 (voting member) = 239 poin

Artikel: “Saya Suka Orang Jepang

Komentar dari Tanaka

Ceritanya sangat saaangaaaaat unik dan menarik (benar perut saya terus dikocok wkwk) karena karyamu bukan semacam “stereotipe” tapi berdasarkan pengalaman pribadi yang unik dan rinci sehingga saya juga ikut merasa seolah saya lagi ada di tempat kejadian ^^; Selain itu, saya suka gaya nulismu yang tidak pake basa-basi tetapi menyatakan perasaan pribadi secara langsung. Ah, satu saja, lain kali coba fokus sintaksisnya (penyusunan artikel) biar lebih jelas tema, poin, dan kesimpulannya.

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Nia Purnama san, selamat. Terima kasih sudah berbagi pengalaman tentang kehidupan di Jepang. Ceritanya sangat menarik dan detail. Cara penuturannya sangat nyata, sehingga pembaca bisa membayangkan kejadian yang diceritakan. Meskipun penulisan kata depan dan awalan masih agak kacau, tapi daya tarik ceritanya cukup bisa membuat saya lupa adanya kesalahan-kesalah tata bahasa tersebut. Semoga keberhasilan selalu menyertai Anda.

Selamat untuk para pemenang 🎉👏👏👏

Data Skor dari Admin dan Voting dari Member

Penutup dari Kinanthi Ayu Larasati

Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengirimkan karyanya pada lomba menulis artikel kali ini. Terus terang, karya-karya yang ada cukup membuat saya pusing untuk memberi penilaian. Banyak karya yang menarik. Dari membaca artikel yang kalian kirimkan, saya jadi mendapat wawasan baru. Cara belajar yang tidak terpikirkan oleh saya, atau pengalaman-pengalaman yang bisa memperkaya wawasan saya. Secara umum, ada 1 hal yang membuat saya merasa prihatin dan gemas, yaitu banyaknya kesalahan penggunaan kaidah bahasa Indonesia. Memang sih, artikel itu bukan skripsi yang harus ditulis dengan bahasa baku 100%, tapi paling tidak, tulislah dengan kaidah yang benar. Misalnya dengan menempelkan -ku, -mu, -nya pada kata yang di depannya, atau menempelkan imbuhan ke kata yang mengikuti dan diikutinya. Selain itu, gunakan tanda baca yang sesuai, agar mempermudah pembaca memahami apa yang ingin disampaikan. Kalau ingin melihat penulisan dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik, simaklah cara penulisan Tanaka Sensee saat menyampaikan materi (bukan di komentar ya… :D) Saya mengikuti grup ini sejak awal pembentukannya, dan selama itu pula, saya belum pernah melihat beliau salah menggunakan ‘di’ sebagai kata depan dan awalan. Yuk, kita terus mendalami bahasa Jepang, tapi jangan sampai mengabaikan bahasa sendiri. Jangan sampai terlena dan berpikir, “Ah, orang Indonesia pasti bisalah berbahasa Indonesia.” Hmm, tidak semudah itu, Ferguso… 😀