PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS WKWKJAPAN 2021

finalis_lomba_2021, juara, lomba_2021Juara, Lomba Menulis, ★kelas kita (クラスでの活動)

Sebenarnya, kami penyelenggara dikit khawatir bisa tidak mengumpulkan karya menulis dalam masa pandemi yg aktivitasnya begitu terbatas. Tapi, syukurlah, ternyata banyak yang berpartisipasi untuk berbagi pengalamannya kepada kita.
Kami ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada para perserta lomba kali ini!

Oke deh, merekalah pemenang lomba menulis artikel wkwkjapan 2021!!!

Juara 1

Nama: Firda Zahratul Fuadah

Skor: 715 poin = 252 (skor admin) + 365 (voting 1) + 98 (voting 2)

Artikel: “AKU, HIJAB, DAN JEPANG"

Komentar dari Tanaka

Tidak semua hal atau fenomena bisa ditentukan dengan sebuah kesimpulan. Begitu juga bagi orang asing yang menginjak kaki ke negeri orang pasti mengalami pengalaman yang pahit mapun manis dari masyarakat setempat yang sama.

Dan, kontrasnya dalam cerita yang tersusun oleh Firda san ternyata membuat suasana harmonis, padahal Muslim sebagai minoritas (bgt) di Jepang kehidupannya tidak semudah di Indonesia, dan masih kurang diakui oleh masyarakat Jepang. Saya minta izin karya Firda san saya terjemahkan ke dalam bahasa Jepang untuk diperkenalkan ke masyarakat Jepang. Saya rasa karya Firda san sangat bermanfaat juga bagi kami orang Jepang.

おめでとうございます。いい話をありがとう。

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Selamat telah menjadi juara pertama dalam Lomba Menulis wkwkjapan 2021. Membaca karya Firda san sangat menyenangkan. Dari segi isi sangat menarik. Saya rasa banyak anggota di sini yang sepakat dengan saya. Pengalaman Firda san pasti akan bisa jadi masukan bagi orang-orang Indonesia yang akan ke Jepang dengan tujuan apa pun. Saya punya pengalaman serupa. Cuma bedanya, saya kasusnya karena warna kulit. Disangka orang asing karena menurut si anak selain orang Jepang tidak ada yang kulitnya putih. Wkwkw~~~

Hal lain yang membuat karya Firda san menyenangkan untuk dibaca adalah penggunaan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang nyaris sempurna. Saya sampai penasaran dan mencari berapa banyak kesalahan penulisan dalam tulisan Firda san. Ternyata tidak sampai 10 kesalahan! Itu pun 4 di antaranya adalah salah ketik (mengantri, mengahampiri, mempersilahkan, dan sholat; seharusnya mengantre, menghampiri, mempersilakan, dan salat). Kalau Firda san mau mengaktifkan spelling checker dan mengoreksi kata-kata yang bergaris merah, pasti tulisannya akan lebih keren. Dan akan lebih keren lagi jika penulisan “di” sebagai kata depan lebih diperhatikan 😊

Sekali lagi, selamat yaaa… Semoga selalu sukses di masa mendatang. Salam.

Juara 2

Nama: Ummu Muwahidah

Skor: 380 poin = 242 (skor admin) + 111 (voting 1) + 27 (voting 2)

Artikel: “Mata Aeru Kara, Epilog untuk Awal Musim"

Komentar dari Tanaka

Ummu Muwahidah san, terima kasih banyak atas ceritanya. Gaya menulis ceritanya menarik hati pembaca, sehingga rasanya kita juga seolah-olah ikut kegiatan KKN bersama di lapangan.

Jadi kita tahu melalui karya Ummu Muwahidah san bahwa ternyata setiap daerah di Indonesia ada pula interaksi sosial antara anak muda Indonesia dan Jepang dengan penuh semangat.

Juara kedua, おめでとうございます。Semoga cepat bertemu lagi sama Ntsuko san dan Saori san.

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Selamat atas keberhasilannya menjadi juara kedua dalam Lomba Menulis wkwkjapan 2021.

Tulisan Ummu Muwahidah san menarik sekali dan saya dapat merasakan keseruan KKN internasionalnya. Sedikit banyak, tulisan Ummu san dapat menjadi referensi bagi mereka yang ingin tahu bagaimana bergaul dengan orang Jepang.

Dari segi penyampaian, cukup mudah diikuti alurnya dan penulisannya pun sudah menggunakan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang cukup baik. Hanya saja ada yang terasa mengganjal pada bagian “Kami bertanya dengan pelan.” Kalimat selanjutnya terasa agak kurang nyambung ya… Tapi secara umum bagus kok…♡

Selamat yaaa… Semoga tetap semangat menulis! Salam.

Juara 3

Nama: Dian Sofy Averoes

Skor: 360 poin = 232 (skor admin) + 104 (voting 1) + 24 (voting 2)

Artikel: “Japan to The Next Level

Komentar dari Tanaka

Jalan seorang lelaki yang hebat ditulis secara kreatif oleh seorang penulis sebagai kakaknya dengan penuh kasih sayang.
Sepertinya, banyak pejuang belajar bahasa Jepang yang sudah membaca karya Sofi san terinspirasi dan termotivasi. (bahkan ada yg bilang sejajar jerome polin wkwk)

Dari awal sampai ending, saya sangat merasa betapa bangga dan cintanya Sofy san kepada adiknya, dan prestasi adik Sofy san pun tidak kalah hebatnya dengan kebanggaan yang dimiliki kakaknya. Terima kasih atas cerita yang menginspirasikan kita. Selamat juara no-3.

Komentar dari Kinanthi Ayu Larasati

Dian Sofy san, selamat menjadi juara ketiga dalam Lomba Menulis wkwkjapan 2021.

Saya jadi punya wawasan baru tentang bagaimana mencari kerja di Jepang. Selain itu, saya bisa merasakan kebanggaan Sofy san sebagai seorang kakak atas kesuksesan adiknya. Saya ikut bangga dengan adik Sofy san.

Dari segi bahasa, tulisan Sofy san sepertinya terlalu banyak menggunakan kata-kata berbahasa Inggris. Memang, untuk istilah-istilah khusus istilah dalam bahasa Inggris akan lebih enak dibaca dan lebih mudah dipahami konteksnya, tetapi untuk kata-kata yang sudah umum dipakai serapannya (seperti “hobi”, “standar”, “paspor”, dan beberapa kata lainnya) sebaiknya pakai versi bahasa Indonesianya saja. Oh ya, saya kasih tahu satu rahasia ya… bahasa Indonesia untuk “to change” adalah “mengubah”, bukan “merubah” 😃 😃
Akhir kata, selamat… selamat… selamaaat… ♥

Sekian. Selamat untuk para pemenang 🎉 🎉 🎉 Sampai tahun 2022!👋👋👋

Data Skor dari Admin dan Voting dari Member