Ucapan Permisi dalam Bahasa Jepang Bisnis

10 ucapan kerja yg dasar, pelayanan tamuBahasa Jepang untuk Kerja, pelayanan tamu

Ucapan permisi sebelum melakukan sesuatu sering diucapkan oleh orang Jepang khususnya dalam kegiatan kerja sehari-hari. Kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara untuk menyatakan permisi dalam bahasa Jepang bisnis.

Ucapan “Shitsuree itashi-masu" dalam Bahasa Jepang

Ucapan

失礼しつれいいたします。
Shitsuree itashi-masu.
Mohon permisi.

Penjelasan

Ucapan “shitsuree itashi-masu” digunakan saat meminta “permisi” kepada orang yang bertingkat tinggi seperti atasan, klien, tamu, atau di tempat umum sebelum pembicara melakukan sesuatu, khususnya saat masuk ke ruangan, lewat di depan orang, atau duduk di kursi yang disediakan orang lain. Selain itu, ucapan ini dapat digunakan juga untuk menyatakan minta pamit saat pembicara ingin pulang.

Penggunaan “shitsuree itashi-masu” sedikit mirip seperti “excuse me” dalam bahasa Inggris. Setiap contoh penggunaan “shitsuree itashi-masu” sebagai berikut di bawah.

Contoh Percakapan

Saat wawancara kerja di ruangan

Pewawancara

どうぞ、おはいりください。 
Doozo, o-hairi kudasai.
Silakan masuk.

Terwawancara

失礼しつれいいたします。
Shitsuree itashi-masu.
Permisi.

Pewawancara

どうぞ、おかけください。
Doozo, o-kake kudasai.
Silakan duduk.

Terwawancara

ありがとうございます。失礼しつれいいたします。
Arigatoo gozai-masu. Shitsuree itashi-masu.
Terima kasih. Permisi.


Saat lewat di depan orang

失礼しつれいいたします。
Shitsuree itashi-masu.
Pemisi, numpang lewat.


Saat pulang ke rumah

さき失礼しつれいいたします。
Osaki ni shitsuree itashi-masu.
Saya mohon pamit dulu.

Perbedaan Antara “Shitsuree itashi-masu” dan “Shiturei itashi-mashita”

Secara harfiah, “shitsuree” memiliki makna “kurang sopan”, sedangkan “itashi-masu” adalah bahasa hormat (bahasa merendahkan diri) dari “shi-masu” yang memiliki makna “akan melakukan”. Jadi, ucapan “shitsuree itashi-masu” dapat diterjemahkan juga seperti “saya akan melakukan hal hal yang kurang sopan. ( = oleh karena itu, sebelumnya permisi dulu)”

Sedangkan, “shitsuree itashi-mashita” digunakan untuk menyatakan minta maaf terhadap hal yang telah dilakukan oleh pembicara. Secara harfiah, “itashi-mashita” adalah bentuk lampau dari kata kerja “itashi-masu”. Jadi, ucapan “shitsuree itashi-mashita” dapat diterjemahkan juga seperti “saya telah melakukan hal hal yang kurang sopan ( = oleh karena itu, saya mohon maaf)”.

Benar atau Salah?

Salah!

× おかえりなさい。 😥
× Okaeri-nasai.
Selamat pulang.

× ちょっとごめん。😥
× Chotto gomen.
Permisi, sebentar.

× ごめんなさい。😥
× Gomen nasai.
Minta maaf.

× 失礼しつれいします。😥
× Shitsuree shi-masu.
Permisi.

Benar!

失礼しつれいいたします。🙂
Shitsuree itashi-masu.
Mohon permisi.

Ucapan “chotto gomen” yang menyatakan “permisi sebentar” dan “gomen nasai” yang menyatakan “minta maaf” adalah bahasa informal yang hanya dapat digunakan kepada orang yang sederajat atau dekat dengan pembicara seperti teman, anggota keluarga, dsb. Kedua ucapan tersebut tidak tepat digunakan dalam kegiatan bisnis atau kerja.

Sedangkan, “shitsuree shimasu” dapat digunakan juga untuk menyatakan “permisi” kepada orang lain secara umum. Namun, “shitsuree itashi-masu” yang berbahahsa hormat dari “shitsuree shimasu” lebih sopan dan lebih menunjukkan rasa hormat daripada “shitsuree shimasu”. Gunakanlah “shitsuree itashi-masu” sebagai ucapan “permisi” yang paling sopan jika Anda ingin mengucapkan “permisi” dalam dunia bisnis atau kerja.