Acara Now!

KUSSHON KOTOBA: Cara Memperhalus Permintaan dan Penolakan dalam Bahasa Jepang

kerja di perusahaan Jepang, kerja di restoran JepangBahasa Jepang untuk Kerja, kerja di restoran Jepang

1. Apa itu クッションことば (Kusshon Kotoba) ?

Kalian pasti merasa gak enak kalo diminta pinjam uang secara langsung tanpa sikap rendah hati. Atau, kalian akan tersinggung jika permintaan kalian ditolak secara total dan blak-blakan di depan umum. Jika kita diminta atau ditolak oleh lawan bicara secara total dan blak-blakan tanpa sikap sopan santun, kita juga akan kurang nyaman dan enggan menanggapinya.

Nah,kali ini kita akan mempelajari salah satu teknik bahasa yang disebut クッション言葉 (Kusshon Kotoba) untuk menyampaikan permintaan atau penolakan secara sopan dan halus.

Istilah “クッション言葉 (Kusshon Kotoba)” terbuat dari kata serapan “クッション (kusshon)” yang berasal dari “cushion” dalam bahasa Inggris yang berarti “bantalan kursi” dalam bahasa Indonesia.

“Kusshon Kotoba” yang berarti “bahasa cushion (bantalan kursi)” adalah kata kata yang berfungsi untuk memperlunak dan memperhalus permintaan yang enggan diminta atau penolakan yang enggan disampaikan oleh pembicara kepada lawan bicara. Kusshon kotoba berfungsi seperti bantalan cushion atau spon yang bersifat untuk memperlunak kekejutan atau shock dari insiden luar untuk melindungi sesuatu. Kita akan mudah tersinggung dengan permintaan atau penolakan yang keras tanpa lewat alat bantalan yang lunak. ^^;

Pada dasarnya, kusshon kotoba diletakkan di paling depan dalam kalimat sebagai kata prolog untuk meminta atau menolak sesuatu secara halus dan lunak. Kusshon kotoba sangat sering diguakan dalam kegiatan bisnis atau kerja khususnya kepada tamu, klien, atau orang-orang yang dihormati. Setiap jenis kusshon kotoba yang terpenting akan dijelaskan satu per satu sebagai berikut.

2. Kusshon Kotoba untuk Meminta Sesuatu

Kalau kita langsung minta sesuatu tanpa lewat pembuka atau percakapan awal, lawan bicara akan pasti kaget. Lagian, biasanya masyarakat Jepang menganggap permintaan adalah salah satu kerepotan yang akan sangat mengganggu lawan bicara. Oleh karena itulah, kusshon kotoba digunakan pada saat meminta sesuatu untuk memperlunak dan memperhalus permintaan pembiacara kepada lawan bicara. Semua jenis kusshon kotoba yang akan dijelaskan di bawah adalah untuk memperlunak dan memperhalus permintaan pembiacra. Kuuy!

2-1. Osore iri-masu ga, ~

Frasa

おそれりますが、~
Osore iri-masu ga, ~
Maaf / Permisi, ~

Penjelasan

Frasa “osore iri-masu ga” digunakan pada saat pembicara ingin meminta tolong atau menanyakan sesuatu kepada lawan bicara. Secara harfiah, “osore” memiliki makna “takut” sehingga frasa ini digunakan kepada orang yang ditakuti atau dihormati oleh pembicara seperti tamu atau klien.

Contoh

おそりますが、少々しょうしょうちいただけませんでしょうか。
Osore iri-masu ga, shooshoo o-machi itadake-masen deshoo ka.
Maaf, mohon tunggu sebentar.


おそりますが、こちらの電話でんわばんごうへおわせください。
Osore iri-masu ga, kochira no denwa bangoo e o-toiawase kudasai.
Maaf, mohon tanya ke nomor telepon ini.


おそりますがすこせきめていただけませんでしょうか。
Osore iri-masu ga, sukoshi seki o tsumete itadake-masen deshoo ka.
Maaf, duduknya mohon geser sedikit.

☆Penjelasan yang lebih lengkap tentang “osore iri-masu ga” dapa Anda baca di bawah 🙂

2-2. Otesuu o okake shimasu ga, ~

Frasa

手数てすうをおかけいたしますが、~
Otesuu o okake itashi-masu ga, ~
Maaf merepotkan (karena suruh kerja), tapi ~

Penjelasan

Frasa “otesuu o okake itashi-masu ga” digunakan pada saat pembicara meminta supaya lawan bicara mengerjakan sesuatu. Terlihat kanji 手 (te) yang memiliki makna “tangan” dalam お手数. Nah, pada umumnya, pekerjaan yang diminta pembicara adalah hal-hal yang tidak terlalu berat seperti kerja ringan yang dapat dilakukan dengan tangan.

Contoh

手数てすうをおかけいたしますが、こちらにご住所じゅうしょとお名前なまえをご記入きにゅうください。
Otesuu o okake itashi-masu ga, kochira ni go-joosho to o-namae o gokinyuu kudasai.
Maaf merepotkan, tapi tolong menuliskan alamat dan nama Anda di sini.


手数てすうをおかけいたしますが、返信へんしんをおちしております。
Otesuu o okake itashi-masu ga, go-henshin o o-machi shite ori-masu.
Maaf merepotkan, tapi saya menunggu balasan Anda.


手数てすうをおかけいたしますが、確認かくにんほど、よろしくおねがもうしあげます。
Otesuu o okake itashi-masu ga, go-kaku’nin no hodo, yoroshiku onegai mooshiage-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon bantuan dan kerja sama untuk konfirmasinya.

2-3. Gosokuroo okake itashi-masu ga, ~

Frasa

足労そくろうおかけいたしますが、~
Gosokuroo okake itashi-masu ga, ~
Maaf merepotkan (krn minta dia datang/pergi), tapi ~

Penjelasan

Terlihat kanji 足(soku) yang memiliki makna “kaki” dalam ご足労. Nah, frasa “Gosokuroo o okake itashi-masu ga” digunakan pada saat pembicara meminta lawan bicara datang atau pergi ke suatu tempat untuk melakukan sesuatu. 足 ini menunjukkan perpindahan dengan kaki.

Contoh

足労そくろうおかけいたしますが、弊社へいしゃまでおしください。
Gosokuroo okake itashi-masu ga, heesha made okoshi kudasai.
Maaf merepotkan, tapi mohon datang ke kantor kami.


足労そくろうおかけいたしますが、来店らいてんいただければさいわいです。
Gosokuroo okake itashi-masu ga, go-raiten itadakereba saiwai desu.
Maaf merepotkan, tapi harap Anda datang ke toko kami.


足労そくろうおかけいたしますが、よろしくおねがいいたします。
Gosokuroo okake itashi-masu ga, yoroshiku onegai itashi-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon bantuan dan kerja samanya (utk kedatangan).

2-4. Gomeewaku o okake itashi-masu ga, ~

Frasa

迷惑めいわくをおかけいたしますが、~
Gomeewaku o okake itashi-masu ga, ~ 
Maaf merepotkan (utk ketidaknyamanannya), tapi ~

Penjelasan

Frasa “gomeewaku o okake itashi-masu ga” digunakan untuk meminta tolong kepada lawan bicara pada saat pembicara merasa lawan bicara akan terganggu oleh permintaan tersebut. Misalnya, saat toko atau restoran ditutup, atau servise seperti ATM, telepon, internet, dsb terhenti untuk maintenance (pemeliharaan).

Contoh

迷惑めいわくをおかけいたしますが、理解りかいくださいますようよろしくおねがもうげます。
Gomeewaku o okake itashi-masu ga, go-rikai kudasai-masu yoo yoroshiku onegai mooshiage-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon pengertiannya.


迷惑めいわくをおかけいたしますが、理解りかい協力きょうりょくをおねがいいたします。
Gomeewaku o okake itashi-masu ga, go-rikai go-kyooryoku onegai itashi-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon pengertian dan kerja samanya.


迷惑めいわくをおかけいたしますが、何卒どうぞ了承りょうしょうくださいますようおねがもうげます。
Gomeewaku o okake itashi-masu ga, nanitozo go-ryooshoo kudasai-masu yoo onegai mooshiage-masu.
Maaf merepotkan, tapi saya benar-benar mengharapkan pengertiannya.

2-5. Gomendoo o okake shi-masu ga, ~

Frasa

面倒めんどうをおかけしますが、~
Gomendoo o okake shi-masu ga, ~
Maaf merepotkan (utk kesulitannya), tapi~

Penjelasan

Frasa “gomendoo o okake shi-masu ga” digunakan untuk meminta tolong kepada lawan bicara pada saat pembicara merasa lawan bicara akan disuruh dan direpotkan secara langsung dan konkret. Misalnya, pada saat meminta mengisi angket, mengecek ulang, dsb. Situasi “gomendoo o okake shi-masu” lebih merepotkan lawan bicara secara langsung daripada “gomeewaku o okake itashi-masu” yang telah dijelaskan di atas.

Contoh

面倒めんどうをおかけしますが、返信へんしんをおちしております。
Gomendoo o okake shi-masu ga, go-henshin o o-machi shiteori-masu.
Maaf merepotkan, tapi saya menunggu balasan Anda.


面倒めんどうをおかけしますが、何卒どうぞよろしくおねがもうげます。
Gomendoo o okake shi-masu ga, nanitozo, yoroshiku onegai mooshiage-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon bantuan dan kerja samanya.


面倒めんどうをおかけしますが、来店らいてんさいにはかならずご予約よやくをおねがいいたします。
Gomendoo o okake shi-masu ga, go-raiten no sai niwa kanarazu go-yoyaku o onegai itashi-masu.
Maaf merepotkan, tapi mohon reservasi dulu sebelum datang ke toko kami.

2-6. Oishogashii tokoro mooshiwake gozaimasen ga, ~

Frasa

いそがしいところもうわけありませんが、~
Oishogashii tokoro mooshiwake gozaimasen ga, ~
Mohon maaf dalam keadaan sedang sibuk, tapi~

Penjelasan

Frasa “oishogashii tokoro mooshiwake ari-masen ga” juga digunakan untuk meminta tolong kepada lawan bicara. Pembicara mengucapkan “mooshiwake ari-masen” yang berarti “mohon maaf” karena dia meminta tolong kepada lawan bicara yang sedang dalam keadaan sibuk. “Oishogashii tokoro” memiliki makna “pada saat sibuk”.

Contoh

いそがしいところもうわけありませんが、ご対応たいおうのほど、よろしくおねがもうげます。
Oishogashii tokoro mooshiwake gozaimasen ga, go-taioo no hodo yoroshiku onegai mooshiage-masu.
Mohon maaf dalam keadaan sedang sibuk, tapi mohon bantuan dan kerja sama untuk mengambil tindakannya.


いそがしいところもうわけありませんが、検討けんとうのほどおねがもうげます。
Oishogashii tokoro mooshiwake gozaimasen ga, go-kentoo no hodo onegai mooshiage-masu.
Mohon maaf dalam keadaan sedang sibuk, tapi mohon untuk mempertimbangkannya.


いそがしいところもうわけありませんが、返信へんしんいただければさいわいです。
Oishogashii tokoro mooshiwake gozaimasen ga, go-henshi itadakereba saiwai desu.
Mohon maaf dalam keadaan sedang sibuk, tapi saya mengharapkan balasan dari Anda.

2-7. Shitsuree desu ga, ~

Frasa

失礼しつれいですが、~
Shitsuree desu ga, ~
Maaf (krn kurang sopan), ~

Penjelasan

Frasa “shitsuree desu ga” digunakan pada saat pembicara ingin menanyakan sesuatu kepada lawan bicara tetapi pertanyaan tersebut mungkin saja kurang sopan jika ditanya secara langsung. Kata prolog “shitsuree desu ga” berfungsi untuk memperlunak dan memperhalus pertanyaan tersebut.

Contoh

失礼しつれいですが、どちらさまでしょうか。
Shitsuree desu ga, dochira-sama deshoo ka.
Maaf, Anda siapa?


失礼しつれいですが、名前なまえをおうかがいしてもよろしいでしょうか。
Shitsuree desu ga, o-namae o oukagai shitemo yoroshii deshoo ka.
Maaf, boleh saya tanya nama Anda?


失礼しつれいですが、山田やまださまでいらっしゃいますか。
Shitsuree desu ga, Yamada-sama de irasshai-masu ka.
Maaf, apakah Anda Bapak Yamada?

2-8. Moshi yoroshi kereba, ~

Frasa

もしよろしければ、~
Moshi yoroshikereba, ~
Jika berkenan / Kalau tidak keberatan, ~

Penjelasan

Frasa “moshi yoroshikereba” digunakan pada saat pembicara ingin meminta tolong kepada lawan bicara dan permintaan tersebut tidak begitu berat bagi lawan bicara. Frasa ini sering digunakan sebagai prolog untuk meminta atau menawarkan sesuatu yang tidak begitu berat baik dalam kegiatan bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat meminta apointmen, mengajak makan bersama, dll.

Contoh

もしよろしければ、こちらのアンケートにご協力きょうりょくください。
Moshi yoroshikereba, kochira no ankeeto ni go-kyooryoku kudasai.
Jika berkenan, mohon kerja samanya untuk mengisi angket ini. 


もしよろしければ、こちらにおかけになっておちください。
Moshi yoroshikereba, kochira ni o-kake ni natte o-machi kudasai.
Jika berkenan, mohon tunggu sambil duduk di sini.


もしよろしければ、今晩こんばん一緒いっしょ食事しょくじきませんか。
Moshi yoroshikereba, konban issho ni shokuji ni iki-masen ka.
Jika berkenan, bagaimana kalau kita makan bersama untuk malam ini.

2-9. Sashitsukae nakere ba, ~

Frasa

つかえなければ、~
Sashitsukae nakereba, ~
Kalau tidak ada halangan / Kalau tidak keberatan, ~

Penjelasan

Frasa “sashitsukae nakereba” digunakan pada saat pembicara ingin meminta tolong kepada lawan bicara tetapi permintaan tersebut mungkin saja membuat lawan bicara agak bingung jika diminta secara langsung. Misalnya, saat minta tanda tangan untuk surat kontorak, minta informasi pribadi, minta membuat janji pertemuan, dsb. Kata prolog “sashitsukae nakereba” berfungsi untuk memperlunak dan memperhalus permintaan tersebut.

Contoh

つかえなければ、こちらに御署名ごしょめいいただけますでしょうか。
Sashitsukae nakereba, kochira ni go-shomee o itadake-masu deshoo ka.
Kalau tidak ada halangan, mohon tanda tangan di sini.


つかえなければ、住所じゅうしょをおうかがいしてもよろしいでしょうか。
Sashitsukae nakereba, go-joosho o o-ukagai shite mo yoroshii deshoo ka.
Kalau tidak keberatan, boleh saya tanya alamat Anda?


つかえなければ、解約かいやく理由りゆうをおうかがいできますでしょうか。
Sashitsukae nakereba, go-kaiyaku no riyuu o o-ukagai dekimasu deshoo ka.
Kalau tidak keberatan, boleh saya tanya alasan untuk membatalkan kontorak?


つかえなければ、このあと食事しょくじでもいかがですか。
Sashitsukae nakereba, kono ato shokuji demo ikaga desu ka.
Kalau tidak keberatan, bagaimana kalau kita makan bersama setelah ini.

3. Kusshon Kotoba untuk Menolak Sesuatu

Bagaimana perasaannya kalau permintaan kalian ditolak secara langsung dan blak-blakan tanpa sepatah kata hiburan apa pun. Iya, gak enak kan?

Nah, kusshon kotoba sering digunakan sebagai alat bantalan yang lunak untuk menolak sesuatu seperti permintaan, harapan, dsb dengan cara memperlunak dan memperhalus penolakan tersebut. Berikutnya adalah contoh-conoth kusshon kotoba yang digunakan untuk memperlunak dan memperhalus penolakan pembicara. Yuuuk.

3-1. Mooshiwake gozai masen ga, ~

Frasa

(大変たいへん) もうわけございませんが、~
(Taihen) mooshiwake gozai-masen ga, ~
Mohon maaf (sebesar-besarnya), ~

Penjelasan

Frasa “mooshiwake gozai-masen ga” digunakan pada saat pembicara ingin monolak sesuatu secara halus dengan cara mengucapkan minta maaf atas penolakan tersebut sebelumnya. Frasa ini berfungsi sebagai kata prolog untuk memperlunak dan memperhalus penolakan tersebut.

Contoh

大変たいへんもうわけございませんが、ただいま満席まんせきとなっております。
Taihen mooshiwake gozai-masen ga, tadaima manseki to natte ori-masu.
Mohon maaf sebesar-besarnya, sekarang tempat duduknya sudah penuh.


大変たいへんもうわけございませんが、おタバコはご遠慮えんりょいただいております。
Taihen mooshiwake gozai-masen ga, o-tabako wa go-enryo itadaite ori-masu.
Mohon maaf sebesar-besarnya, tapi kami mohon saudara-saudara tidak merokok. (krn dilarang merokok)


大変たいへんもうわけございませんが今回こんかいはご要望ようぼうにおこたえすることができません。
Taihen mooshiwake gozai-masen ga, konkai wa go-yooboo ni o-kotae suru koto ga deki-masen.
Mohon maaf sebesar-besarnya, kali ini kami tidak bisa melayani keinginan Anda.

3-2. Ainiku, ~

Frasa

あいにく、~
Ainiku, ~
Sayangnya / Kebetulan, ~

Penjelasan

Frasa “ainiku” digunakan untuk menunjukkan rasa sesal sekaligus minta maaf terhadap kenyataan yang ternyata tidak mendukung keinginan pembicara dan lawan bicara. Frasa ini sering digunakan pada saat menyampaikan situasi seperti orang yang dicari sedang di luar office atau barang yang dicari telah terjual habis, dsb. Tawarkanlah saran Anda sebagai penganti atau opsi kepada lawan bicara.

Contoh

あいにく、山田やまだせきはずしております。
Ainiku, Yamada wa seki o hazushite ori-masu.
Kebetulan, Yamada sedang keluar.


あいにく、こちらの商品しょうひんはただいま売切うりきれとなっております。
Ainiku, kochira no shoohin wa tadaima urikire to natte ori-masu.
Sayangnya, barang ini sudah terjual habis saat ini.


あいにく、その予定よていはいっております。
Ainiku, sono hi wa yotee ga haitte ori-masu.
Sayangnya, hari itu sudah ada rencananya.

3-3. Zannen desu ga, ~

Frasa

残念ざんねんですが、~
Zan’nen desu ga, ~
Sayang, ~

Penjelasan

Frasa “zannen desu ga” digunakan pada saat pembicara monolak sesuatu seperti ajakan, tawaran, permintaan, dsb dari lawan bicara dengan cara menunjukkan rasa kesal atas yang tidak dapat ditangani tetapi sebenarnya bermaksud ditangani oleh pembicara. Frasa ini juga berfungsi sebagai kata prolog untuk memperlunak dan memperhalus penolakan tersebut.

Contoh

残念ざんねんですが、今回こんかいイベント中止ちゅうしになりました。
Zan’nen desu ga, konkai no ibento wa chuushi ni nari-mashita.
Sayang, acara kali ini sudah dibatalkan.


残念ざんねんですが、今回こんかいはおことわりさせていただくことになりました。
Zan’nen desu ga, konkai wa o-kotowari sasete itadaku koto ni nari-mashita.
Sayang, tapi sudah diputuskan kali ini kami menolak tawaran Anda.


残念ざんねんですが、またつぎ機会きかいにおいしましょう。
Zan’nen desu ga, mata tsugi no kikai ni oai shi-mashoo.
Sayang, tapi mari kita bertemu lain kali saja. (karena tidak jadi pertemuan kali ini)

3-4. Sekkaku desu ga, ~

Frasa

せっかくですが、~
Sekkaku desu ga, ~
Terima kasih atas {kebaikan / susah payah}nya, tapi ~

Penjelasan

Frasa “sekkaku desu ga” digunakan pada saat pembicara bermaksud untuk menolak tawaran, ajakan, atau bantuan yang ditawarkan oleh lawan bicara secara halus dengan cara menunjukkan rasa terima kasih atas susah payahnya lawan bicara. Frasa ini juga berfungsi sebagai kata prolog untuk memperlunak dan memperhalus penolakan tersebut.

Contoh

せっかくですが、この予定よていがありまして、参加さんかすることができません。
Sekkaku desu ga, kono hi wa yotee ga ari-mashite, sanka suru koto ga deki-masen.
Terima kasih atas kebaikan Anda, tapi tidak bisa hadir hari ini karena sudah ada rencananya.


せっかくですが、気持きもちだけ頂戴ちょうだいいたします。
Sekkaku desu ga, o-kimochi dake choodai itashi-masu.
Terima kasih atas susah payahnya, tapi saya akan menerima kebaikan hati Anda saja.


せっかくですが、今回こんかい遠慮えんりょさせていただいきます。
Sekkaku desu ga, konkai wa enryo sasete itadaki-masu.
Terima kasih atas kebaikan Anda, tapi kali ini tidak jadi menerimanya.