Minasan atau Minnasan? Soal “Mina-Minna-an” dalam Bahasa Jepang

mitosMateri SMA Kelas X & XI, Tips & Review

Kenapa Kalian Suka Membahas Mina-Minnaan?

☆Soal

Mana yang benar dan tepat dari 1 ~ 4? Pilihlah jawaban yang benar dan tepat semua!

  1. Minnasan, konnichiwa! (kpd org yg baru kenal)
  2. Minna, hajimemashite! (kpd org yg baru kenal)
  3. Mina, kocchi desu.
  4. Minasan, konbanwa.

☆Jawaban

 

Klik di Sini 😊

yg benar dan tepat adalah 3 dan 4.

Btw, koq pelajar bahasa Jepang suka membahas mina-minna-an dalam forum di intenet? Sebenarnya sih, tidak ada kata “minnasan” dalam bahasa Jepang. Tp, koq sampai sekarang kata ini tetap suka beredar di intenet? Masalahnya sih, sebagian materi atau postingan di media sosial yang beredar di internet dibuat oleh pemula tanpa pengetahuan (lagian banyak yang dicopas dari sumber yang kurang jelas), dan materi yang dicopas dicopas lagi oleh netizen ^^; Teori ini kaya penyebaran berita hoax yang ditargetkan kepada orang-orang yang kurang mampu melihat berbagai informasi secara objektif. Sayangnya, artikel-artikel di internet yang menjelaskan perbedaan mina, minna, minasan, dan minnasan(?) aja terkadang memberikan penjelasan yg kurang tepat ^^;

Naaah, hari ini kita menyelesaikan dulu soal polemik mina-minnaan. Kuuuuuy. 😊😊😊

Soal Minnasan VS Yang Lain

Oke, pertama kesimpulan dulu, soal minnasan vs yang lainnya sebelum membahas kata mina, minna, minasan, dan minnasan(?).

Pada dasarnya, kata “minnasan” itu keliru 100 % karena,

1. Kata “minnasan” tidak termuat dalam kamus bahasa Jepang padahal “mina”, “minna” dan “minasan” semuanya terdaftar dalam kamus bahasa Jepang . 😯

2. Terus-terang saja kami orang Jepang tidak menggunakan “minnasan” dalam situasi bagaimana pun. 😯

3. Sebagai kesimpulan, tidak pernah ada ekspresi “minnasan” dalam bahasa Jepang. 😯

Oke, sekarang kita akan membahas alasan kenapa kata “minnasan” tidak bisa digunakan secara detail sekaligus meneliti perbedaan antara “mina”, “minna”, “minasan”, dsb satu per satu dari sisi tata bahasa dan praktik. Kuuuy.

Mina, Minna, Mina-san, dan Mina-sama sebagai Kata Ganti Orang

Secara garis besar, kata “mina”, “minna”, dan “minasan” sama-sama dapat diterjemahkan sebagai “semuanya” dalam bahasa Indonesia. Namun, sebenarnya ketiga kata tersebut memiliki fungsi atau penggunaan masing-masing sesuai setiap situasi. Dalam penjelasan kali ini, pertama, saya akan menjelaskan dulu “mina”, “minna”, “minasan”, dan “minasama” yang berfungsi sebagai kata ganti orang untuk menyapa atau memanggil orang orang (jamak), biar kalian lebih mudah memahami setiap penggunaannya karena memang kebanyakan pemula suka menggunakan kata kata tersebut saat menyapa orang orang di depannya atau dalam komunitas di internet seperti facebook, wa, line, dsb.

Hubungan Antara Mina, Minna, Mina-san, dan Mina-sama

Pada dasarnya, kata “minna” adalah bentuk informal dari “mina”, sedangkan “minasan” dan “minasama” yang terbuat dari “mina” + “san” atau “sama” digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada “mina” dengan cara membubuhkan imbuhan kehormatan “san” atau “sama” di belakangnya. Hubungan antara keempat kata tersebut dapat diekspresikan seperti di bawah.

MInNA (informal)MINA (SEMUANYA) → MINAsan (hormat) → MINAsama (hormat lagi)

Setiap penggunaan yang lebih detail sebagai berikut di bawah ini.

1.Mina

Pertama, “mina”-lah kata asal dari “minna”, “minasan”, atau “minasama”. Sebaliknya, “minna”, “minasan”, dan “minasama” adalah kata jadian dari “mina”.

Biasanya, “mina” digunakan saat pembicara mengajak, memanggil atau menyapa orang orang (jamak) dari anggota sekelompok pembicara yang sudah kenal dengan baik (orang dalam). Oleh karena kata ini dituju kepada orang orang sekelompok pembicara, “mina” bernuansa seperti “kita” dalam bahasa Indonesia. Panggilan ini sering diucapkan juga oleh pemimpin seperti leader atau wakil anggota saat ia mengajak bicara dengan rekan sekelompok.

Dengan kata lain, kata “mina” tidak tepat digunakan saat memperkenalkan diri atau menyapa orang orang yang baru kenal. Selain itu, dalam percakapan sehari-hari, kata “minna” yang lebih banyak digunakan daripada “mina” karena “mina” lebih ke penulisan dan “minna” lebih ke percakapan jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Contoh Mina

みな、はじめましょう。
Mina, hajimemashoo.
Yuk, kalian semua, mari kita mulai.

みな、いそいで。
Mina, isoide.
Kalian semua, bergegaslah.

みな、こっちです。
Mina, kocchi desu.
Yuk, kalian semua, mari ke sini.

2.Minna

“Minna” adalah bentuk informal dari “mina”. Penggunaannya hampir sama dengan “mina” yang telah dijelaskan di atas. Kata ini juga digunakan kepada orang orang (jamak) dari anggota sekelompok pembicara yang sudah kenal dengan baik (orang dalam). Namun, biasanya “minna” lebih banyak digunakan daripada “mina” dalam percakapan sehari-hari karena “minna” lebih cenderung ke percakapan daripada “mina”.

Contoh Minna

みんな、がんばろう。
Minna, ganbaroo.
Kalian semua, mari kita semangat.

みんな、きょうはなにをしますか。
Minna, kyoo wa nani o shi-masu ka.
Kalian semua, apa saja yang dilakukan hari ini?

みんな、きいてください。
Minna, kiite kudasai.
Kalian semua, tolong dengarkan.

☆Hindarilah Mina dan Minna kepada Orang Umum 😊

Hati-hati, pada dasarnya “mina” dan “minna” adalah kata yang diucapkan untuk anggota sekelompok yang sudah kenal baik dengan pembicara sehingga tidak tepat digunakan sebagai kata prolog seperti “para hadirin”, “bapak-ibu yang terhormat”, “saudara-saudara sekalian”, dsb yang diucapkan kepada orang orang yang tidak tertentu di depan umum seperti pidato, presentasi, dsb, atau saat memperkenalkan diri.

Mungkin ada yang mengklaim “tp Gan, Ane sering dengar MINNA di anime koq ”. Naah, biasanya mereka berbicara dengan sesama anggota kelompok atau yang dianggap sebagai kawan pihak pembicara. Tetapi, dalam dunia nyata, penggunaan “mina” dan “minna” kepada orang umum atau orang yang belum kenal dengan baik dianggap kurang sopan atau sedikit aneh oleh masyarakat Jepang karena berbau sok ramah dan gaya alias ndeso…..

Nah, mulai hari ini, hindarilah penggunaan “mina” dan “minna” dua-duanya saat memperkenalkan diri atau menyapa orang orang kepada orang umum dalam komunitas internet (biar kalian gak dikirain orang ndeso atau anak kecil ^^;) Tapi, kalo kalian sudah akrab dengan anggota lain dalam komunitas tersebut, ya silakan pake “minna".

Akan tetapi, pada dasarnya, “mina-san”-lah yang paling tepat digunakan untuk menyapa orang orang di depan umum atau dalam mempekenalkan diri.

3.Minasan

Minasan terdiri dari mina dan san. Kata “san” adalah imbuhan akhiran untuk menunjukkan gelar kehormatan kepada orang yang disebut dengan “san” tersebut. Dengan demikian, gabungan kata “minasan” digunakan untuk menyapa atau memanggil orang orang (jamak) di depan pembicara dengan menunjukkan rasa hormat secara sopan.

Selain kepada anggota sekelompok yang sudah kenal baik dengan pembicara (orang dalam), kata ini dapat diucapkan juga kepada orang umum atau orang yang belum kenal dengan baik (orang luar). Dengan kata lain, “minasan”-lah yang paling tepat digunakan sebagai panggilan kepada orang orang yang tidak tertentu seperti “para hadirin”, “bapak-ibu yang terhormat”, “saudara-saudara sekalian”, “teman-teman”, dsb di dalam pidato, presentasi, perkenalan diri, dsb.

Contoh Kalimat

みなさん、はじめまして。
Minasan, hajime mashite.
Saudara-saudara sekalian, salam kenal.

みなさん、おげんきですか。
Minasan, ogenki desu ka.
Teman-teman, apa kabarnya?

みなさん、ようこそ。
Minasan, yookoso.
Para hadirin, selamat datang.

Minasama

“Minasama” terdiri dari “mina” dan “sama”. Imbuhan akhiran “sama” lebih menunjukkan rasa hormat daripada “san”. Dengan kata lain, “minasama”-lah yang paling banyak menunjukkan rasa hormat kepada orang orang (jamak). Biasanya, kata ini digunakan kepada tamu, klian, dsb dalam dunia bisnis atau acara resmi secara formal.

Contoh Kalimat

みなさま、ほんじつはどうもありがとうございます。
Minasama, honjitsu wa doomo arigatoo gozai-masu.
Para hadirin yang terhormat, terima kasih banyak untuk hari ini.

みなさま、こちらをごらんください。
Minasama, kochira o goran kudasai.
Anda sekalian, silakan lihat ini.

みなさま、おまたせいたしました。
Minasama, omatase itashi mashita.
Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang baik, kami sudah membuat Anda menunggu (tetapi sudah siap sekarang). 

5.Minnasan? 😯

Tambahan. Kata “minna” adalah informal dari “mina”. Nah, kita tidak perlu lagi membuat kata hormat dari bentuk informal yang telah berlawanan dengan kehormatan, dan memang tidak ada kata “minnasan” dalam bahasa Jepang. 😊

Mina dan Minna sebagai Kata Benda

Selain kata ganti orang untuk memanggil orang jamak, “mina” dan “minna” dapat digunakan juga sebagai kata benda yang menunjukkan “semuanya”. Pada dasarnya, kata benda dalam kalimat bahasa Jepang disertai dengan partikel seperti ga, o, de, to, no, dsb. Umumnya, “mina” dan “minna” menunjukkan orang tetapi terkadang dapat menunjukkan benda hidup lain atau benda mati juga. Selain itu, “minasan” dan “minasama” juga dapat digunakan sebagai kata benda tetapi khusus untuk orang saja.

Contoh Kalimat

{みな / みんな}といきました。
{Mina / minna} to iki-mashita.
Saya pergi bersama dengan mereka semuanya.

{みな / みんな}で がんばりましょう。
{Mina / minna} de ganbari mashoo.
Mari berusaha bersama kita semua.

{みな / みんな}で いくらですか。
{Mina / minna} de ikura desu ka.
Berapa harga semuanya?

{みな / みんな}の にほんご
{Mina / minna} ni Nihongo.
Bahasa Jepang untuk kita semua.

{みなさん / みなさま}を かんげいいたします。
{Minasan / minasama} o kangee itashi-masu.
Selamat datang kepada Anda sekalian.

{みなさん / みなさま}には ごめいわくをおかけいたしました。
{Minasan / minasama} niwa gomeewaku o okake-itashi-mashita.
Kami telah sangat mengganggu/merepotkan Anda sekalian.

Kata Benda Mina Dan Minna yang Berfungsi seperti Kata Keterangan

Kata benda “mina” dan “minna” dapat digunakan seperti kata keterangan yang menerangkan baik benda hidup maupun benda mati dengan kuantitas “semuanya”. Tambahan saja, “minasan” dan “minasama” tidak dapat digunakan seperti kata keterangan.

Contoh Kalimat

かれらは {みな / みんな} ちゅうごくじんです。
Karera wa {mina / minna} Chuugoku-jin desu.
Mereka semuanya orang Tiongkok.

わたしたちは {みな / みんな} インドネシアがだいすきです。
Watashitachi wa {mina / minna} Indonesia-jin ga daisuki desu.
Kita semuanya sangat suka Indonesia.

ひとりで {みな / みんな} たべました。
Hitori de {mina / minna} tabe-mashita.
Makan (makanan) semuanya sendiri.

これは {みな / みんな} わたしのせきにんです。
Kore wa {mina / minna} watashi no sekini’n desu.
Ini semuanya atas tanggung jawab saya.

Rangkuman Mina-Minna-an yang Fixed 😊

・“Mina” dan “minna” diguakan saat pembicara mengajak, memanggil atau menyapa orang orang (jamak) dari anggota sekelompok pembicara yang sudah kenal baik dengan pembicara (orang dalam).

・“Minasan” dan “minasama” digunakan baik kepada orang orang (jamak) dari sesama anggota (orang dalam), maupun orang umum atau orang yang belum kenal (orang luar) secara sopan atau formal.

・Pada dasarnya, “mina” dan “minna” memiliki makna yang sama, yaitu “semuanya” tetapi “mina” bernuansa lebih cenderung ke penulisan, sedangkan “minna” sebagai kata informal dari “mina” lebih ke percakapan jika dibandingkan dengan yang lainnya.

・“Mina” dan “minna” dapat digunakan sebagai kata benda yang menunjukkan benda hidup maupun benda mati (tapi biasanya menunjukkan “orang”).

・“Mina” dan “minna” dapat digunakan sebagai kata keterangan yang menerangkan baik benda hidup maupun benda mati.

・Tidak ada kata “minnasan” dalam bahasa Jepang.

Kesimpulan

Gunakanlah “minasan” saat memperkenalkan diri atau menyapa orang orang umum.

Gunakanlah “minasama” dalam dunia bisnis atau situasi yang formal.

Hindarilah “mina” dan “minna” saat memperkenalkan diri atau menyapa orang orang umum di tempat umum termasuk komunitas dalam internet.

Terakhir, “minnasan” itu sudah out of question.

おまけ (hadiah ekstra) ^^;

Buat pelajar yang menengah ke atas ^^;

Sebenarnya sih, ada ekspresi “minna san” dalam bahasa Jepang. Gak percaya kan? Tapi, coba lihat kalimat di bawah…….

みんな、36ページをあけてください。
Minna, san-juu-roku peeji o akete kudasai.

みんな、3じにかえりましょう。
Minna, san-ji ni kaeri-mashoo.

みんな、さんかしてください。
Minna sanka shitekudasai.

wkwk

Sekiaaan.