っぱなし (p panashi) dalam Bahasa Jepang

JLPT N3, KK.Bentuk MasuKala dan Aspek, Tata Bahasa

Percakapan

Bahasa Jepang

ちょっとインボックスさん!

なに。

冷蔵庫れいぞうこっぱなしだよ。

知らない。

インボックスさん!

服はいだらっぱなしだし、おもちゃも出したら出しっぱなし

うえーん。

ちゃんと片付けてね。

そんなの気付いた人がやればいいんだよ。

インボックスさん(怒

うえーん。

Hei, Inbox, sebentar!

Apa?

Kulkasnya dibiarkan terbuka lho.

Tau ah!

Inbox!

Kamu kalau lepas baju dibiarkan begitu saja, mainan juga setelah dikeluarkan dibiarkan begitu saja.

Huweeee.

Bereskan yang rapi ya.

Mending diberesin orang yang segitunya peduli saja.

Inbox! (marah)

Huweeee.

Pola Kalimat

KK(Bentuk Masu)っぱなし。
KK(Bentuk Masu)p panashi.
1. Membiarkan KK (begitu saja).
2. KK terus-menerus.

Penjelasan

Kata “っぱなし” terbuat dari kata kerja “放(はな)す” yang memiliki makna “melepaskan”, “membiarkan”, “menembak”, dsb. Nah, pada dasarnya pola kalimat ini digunakan untuk menunjukkan dua situasi, yaitu 1. pembiaran dan 2. kelanjutan. Penjelasan “っぱなし” yang lebih detailnya sebagai berikut.

1. Pembiaran

Pertama, pembiaran. Jika “ppanashi” disambung dengan kata kerja transitif, pola kalimat ini digunakan untuk menunjukkan keadaan yang terus-menerus dengan tetap membiarkan keadaan tersebut yang harusnya diselesaikan atau dibereskan. Oleh karena keadaan yang harusnya diselesaikan tersebut tetap dibiarkan, biasanya pola kalimat ini digunakan untuk keadaan yang negatif saja.

Contoh kalimat

テレビをつけっぱなしてしまった。
Terebi o tsukep-panashi de nete shimatta.
Televisi dibiarkan tetap menyala lalu tertidur begitu saja.

かぎっぱなしにしてかけてしまったみたいだ。
Kagi o akep-panashi ni shite dekakete shimatta mitai da.
Sepertinya dia pergi begitu saja dengan membiarkan pintunya tidak terkunci.

クーラーをつけっぱなしで、外出がいしゅつした。
Kuuraa o tsukep-panashi de, gaishutsu shita.
Pendinginnya dibiarkan menyala lalu pergi keluar begitu saja.

まどっぱなして、風邪かぜをひいた。
Mado o akep-panashi de nete, kaze o hiita.
Saya masuk angin karena membiarkan jendelanya tetap terbuka lalu tidur.

いだふくっぱなしにしないで、洗濯機せんたくきなかれてね。
Nuida fuku wa nugip-panashi ni shi nai de, sentakuki ni irete ne.
Setelah melepas pakaian jangan dibiarkan begitu saja, masukkan ke mesin cuci ya!

ここにっぱなし携帯けいたい電話でんわ、いったいだれのだろう。
Koko ni okip-panashi no keetai denwa, ittai dare no daroo.
Telepon genggam yang dibiarkan di sini, kira-kira punya siapa ya?

うちのおっとは、べたらっぱなししたらっぱなし片付かたづけるということをらない。
Uchi no otto wa tabetara tabep-panashi, dashitara daship-panashi. Katazukeru to iu koto o shira-nai.
Suami saya setelah makan dibiarkan begitu saja, setelah mengeluarkan sesuatu dibiarkan begitu saja. Tidak tahu yang namanya beberes.

2. Kelanjutan

Jika “ppanashi” disambung dengan kata kerja intransitif atau kata kerja berlanjut (継続動詞けいぞくどうし), pola kalimat ini digunakan untuk menunjukkan keadaan yang berlanjut terus menerus. Pola kalimat ini juga sering menggambarkan keadaan yang negatif karena keadaan berlanjut yang dijelaskan dalam pola kalimat ini biasanya keadaan yang berlebihan.

Contoh kalimat

電車でんしゃすわることができず、ボゴールからマンガライまでっぱなしだった。
Densha de suwaru koto ga dekizu, Bogor kara Mangarai made tachip-panashi datta.
Tidak bisa duduk di kereta, dari Bogor sampai Manggarai berdiri terus-menerus.

最近さいきんかれ土日どにちやすまず、ずっとはたらっぱなしです。
Saikin, kare wa donichi mo yasumazu, zutto hatarakip-panashi desu.
Akhir-akhir ini, hari Sabtu dan Minggu pun dia tidak libur, terus-menerus bekerja.

飛行機ひこうきなかで10時間じかんすわっぱなしで、おしりがいたい。
Hikooki no naka de juu-jikan suwarip-panashi de, oshiri ga itai.
Di pesawat duduk selama 10 jam terus-menerus, pantat saya sakit.

興奮こうふんしていたらしく、一時間じかん以上いじょうひとりでしゃべりっぱなしだった。
Koofun shite ita rashiku, ichi-jikan ijoo hitori de shaberip-panashi datta.
Sepertinya sedang emosi, tahu-tahu lebih dari satu jam saya terus-menerus berbicara sendiri.

かれはなしがおもしろすぎて、ずっとわらっぱなしだった。
Kare no hanashi ga omoshiro sugite, zutto waraip-panashi datta.
Karena ceritanya sangat menarik, aku terus-menerus tertawa.

今日きょうは、あさからばんまで、やすまず、ずっとあるっぱなしだ。
Kyoo wa, asa kara ban made yasumazu, zutto arukip-panashi da.
Hari ini, sejak pagi hingga malam tanpa istirahat, berjalan terus-menerus.

午前ごぜんちゅうきんトレ、午後ごごはずっとおよっぱなしでした。
Gozenchuu wa kintore, gogo wa zutto oyogip-panashi deshita.
Pagi hari hingga siang latihan otot, siang hingga malam terus-menerus berenang.

Perbedaan Antara っぱなし (ppanashi) dan まま (mama)

“Ppanashi” dan “mama” sama-sama dapat menunjukkan keadaan yang sama berlanjut tanpa perubahan.

Namun, pada dasarnya, “ppanashi” lebih mengandung nuansa negatif seperti ketidakpuasan, kritikan, kekesalan, dsb terhadap keadaan yang berlanjut tersebut. Sedangkan, “mama” menunjukkan keadaan apa adanya saja.

Selain itu, “mama” hanya digunakan dengan 瞬間しゅんかん動詞どうし (kata kerja sesaat) yang menunjukkan aksi sesaat. Sedangkan, “ppanashi” dapat digunakan dengan baik 瞬間しゅんかん動詞どうし (kata kerja sesaat) maupun 継続けいぞく動詞どうし (kata kerja berlanjut) yang menyatakan aksi berlanjut dalam waktu tertentu.

Contoh

一日中いちにちじゅうっぱなしで、仕事しごとをした。
✓ Ichinichijuu, tachip-panashi de, shigoto o shita.
Seharian, bekerja dengan berdiri terus-menerus.

*menyatakan keadaan berdiri terus-menerus dengan rasa kesal.

一日中いちにちじゅうったまま仕事しごとをした。
✓ Ichinichijuu, tatta mama de, shigoto o shita.
Seharian, bekerja dengan berdiri terus-menerus.

* hanya menyatakan keadaan berdiri terus-menerus ketika bekerja.

今月こんげつやすまずに {✓ はたらっぱなし / × はたらいたまま } だ。
Kongetsu wa yasumazu ni {✓hatarakip-panashi / × hataraita mama} da.
Bulan ini terus-menerus bekerja tanpa istirahat.

はたらく = 継続けいぞく動詞どうし (kata kerja berlanjut)

あさからずっと{✓あるっぱなし / ×あるいたまま} です。
Asa kara zutto {✓arukip-panashi / aruita mama} desu.
Sejak pagi terus-menerus berjalan.

あるく= 継続けいぞく動詞どうし (kata kerja berlanjut)

☆Penjelasan まま yang lebih detail, dapat Anda baca dari link di bawah. 🙂

tp, waaait. m(__)