Klausa Relatif 関係節

N4-5Klausa, Tata Bahasa

PenjelasanLatihan

 

Klausa relatif adalah anak kalimat yang menerangkan kata benda.

 

Pola kalimat 

 Kalimat(Bentuk Biasa)*   KB 
 KB   yang diterangkan oleh kalimt 

*KS-na(+na), KB(+no) *subjek ditunjukkan dg partikel ga/no

 

Penjelasan

Pola kalimat ini digunakan saat kata benda diterangkan oleh anak kalimat. Dalam bahasa Indonesia, biasanya kata benda yang diterangkan oleh anak kalimat ditunjukkan dengan partikel “yang”. Sedangkan, dalam bahasa Jepang, kata benda yang diterangkan oleh anak kalimat ditunjukkan dengan perubahan bentuk dan susunan kalimat. Anak kalimat yang menerangkan kata benda tersebut disebut sebagai klausa relatif. Pembentukan dan penyusunan klausa relatif sebagai berikut di bawah ini.

 

 

1. Pembentukan Klausa Relatif

Dalam klausa relatif, predikat (kata kerja, kata sifat, dan kata benda) berupa bentuk biasa, dan partikel wa yang menunjukkan subjek diubah menjadi partikel “ga” atau “no”. Klausa relatif selalu terletak di depan kata benda yang diterangkan klausa relatif tersebut. (sistem M.D)

 

1-1. Kata Kerja dalam Klausa Relatif

Kalimat Positif

 デウィさん 日本語にほんご勉強べんきょうします
 Dewi-san  wa Nihon-go o benkyoo shi-masu.
Dewi belajar bahasa Jepang.

Klausa Relatif Positif

日本語にほんご勉強べんきょうする  デウィさん 
Nihon go o benkyoo suru  Dewi-san .
Dewi yang belajar bahasa Jepang.

 

Kalimat Negatif

 デウィさん 日本語にほんご勉強べんきょうしません
 Dewi-san  wa Nihon-go o benkyoo shi-masen.
Dewi tidak belajar bahasa Jepang.

Klausa Relatif Negatif

日本語にほんご勉強べんきょうしない  デウィさん 
Nihon go o benkyoo-shi-nai  Dewi-san .
Dewi yang tidak belajar bahasa Jepang.

 

Kalimat Positif Lampau

 デウィさん は、去年きょねん日本語にほんご勉強べんきょうしました
 Dewi-san  wa, kyonen, nihon-go o benkyoo shi-mashita.
Dewi telah belajar bahasa Jepang tahun lalu.

Klausa Relatif Positif Lampau

去年きょねん日本語にほんご勉強べんきょうした  デウィさん 
Kyonen, nihon-go o benkyoo shi-ta  Dewi-san .
Dewi yang telah belajar bahasa Jepang tahun lalu.

 

Kalimat Negatif Lampau

 デウィさん は、去年きょねん日本語にほんご勉強べんきょうしませんでした
 Dewi-san  wa, kyonen, nihon-go o benkyoo shi-masen deshita.
Dewi tidak belajar bahasa Jepang tahun lalu.

Klausa Relatif Negatif Lampau

去年きょねん日本語にほんご勉強べんきょうしなかった  デウィさん 
Kyonen, nihon-go o benkyoo shi-nakatta  Dewi-san .
Dewi yang tidak belajar bahasa Jepang tahun lalu.

 

 

1-2. Kata Sifat dan Kata Benda dalam Klausa Relatif

Kata Sifat-i

 ケンさん たかいです
 Ken-san  wa se ga taka-i desu.
Ken badannya tinggi.

たか  ケンさん 
Se ga taka-i  Ken-san .
Ken yang tinggi badan.

 

 デシさん いたいです
 Desi-san  wa ha ga ita-i desu.
Desi sakit gigi.

いた  デシさん 
Ha ga ita-i  Desi-san .
Desi yang sakit gigi.

 

 

Kata Sifat-na (+na) / Kata Benda (+no)

KS-na dibubuhkan dengan akhiran “na”, sedangkan KB dibubuhkan dengan akhiran “no”.

 

Kata Sifat-na

 かれ はバッソがきです
 Kare  wa bakso ga suki desu.
Dia suka bakso.

バッソがきな  かれ 
Bakso ga suki na  kare .
Dia yang suka bakso.

 

 彼女かのじょ はバッソがきらいです
 Kanojo  wa bakso ga kirai desu.
Dia membenci bakso.

バッソがきらいな  彼女かのじょ 
Bakso ga kirai na  kanojo .
Dia yang membenci bakso.

 

Kata Benda 

 はは 年齢ねんれい40さいです
 Haha  wa nenree yon-jus-sai desu.
Ibu berumur 40.

年齢ねんれい40さい  はは 
Nenree yon-jus-sai no  haha .
Ibu yang berumur 40.

 

 ちち 年齢ねんれい50さいです
 Chichi  wa nenree go-jus-sai desu.
Ayah berumur 50.

年齢ねんれい50さい  ちち 
Nenree go-jus-sai no  chichi .
Ayah yang berumur 50.

 

 

2. Penyusunan Klausa Relatif

Kata benda yang diterangkan oleh klausa relatif dapat diambil dari berbagai unsur seperti subjek, objek, atau kata keterangan dalam kalimat asalnya. Ubahlah bentuk predikat menjadi bentuk biasa, dan gunakankah partikel “ga" atau “no" untuk menunjukkan subjek dalam kalimat klausa relatif.

 

Contoh

☆Kalimat Asal

 ケンさん ほんました
 Ken-san   wa hon o kai-mashita.
Ken membeli buku.

 

★Jika “Ken-san" yang diterangkan oleh klausa relatif, maka

ほんった  ケンさん 
Hon o katta  Ken-san .
Ken yang membeli buku.

 

★Jika “buku" yang diterangkan oleh klausa relatif, maka

ケンさん / った  ほん 
 Ken-san ga/no katta  hon .
Buku yang dibeli Ken.
*subjek ditunjukkan dengan partikel “ga” atau “no” bukan “wa”.

 

 

☆Kalimat Asal

 デウィさん 日本にほんんでいます
 Dewi-san   wa nihon ni sunde i-masu.
Dewi tinggal di Jepang.

 

★Jika “Dewi-san" yang diterangkan oleh klausa relatif, maka

日本にほんんでいる  デウィさん 
 Nihon ni sunde iru  Dewi-san .
Dewi yang tinggal di Jepang.

 

★Jika “Jepang" yang diterangkan oleh klausa relatif, maka

デウィさん / んでいる  日本にほん 
 Dewi-san ga/no sunde iru  Nihon .
Jepang yg ditinggali Dewi.
*subjek ditunjukkan dengan partikel “ga” atau “no” bukan “wa”.

 

 

3. Fungsi Klausa Relatif dalam Penyusunan Kalimat

Frasa “kata benda + klausa relatif” dapat berperan seperti kata benda, dan dapat berfungsi sebagai subjek, objek, atau kata keterangan dalam kalimat.

 

Contoh

☆klausa relatif

 ケンさんがった  バイク 
 Ken-san ga katta  baiku .
Sepeda motor yang dibeli Ken.

 

★Klausa Relatif dalam Pola Kalimat “KB1 adalah KB2

1. これは  ケンさんった  バイク です。
Kore wa  Ken-san ga katta  baiku  desu.
Ini sepeda motor yang dibeli Ken. (klausa relatif menjadi predikat(KB2))

 

2.  ケンさんった  バイク は インドネシアせいです。
 Ken-san ga katta  baiku  wa indonesia-see desu.
Sepeda motor yang dibeli Ken adalah buatan Indonesia. (klausa relatif menjadi topik(KB1))

 

★Klausa Relatif dalam Pola Kalimat “Subjek + Objek + Predikat”

3. わたし ケンさんった  バイク りました。
Watashi wa  Ken-san ga katta  baiku  o kari-mashita.
Saya meminjam sepeda motor yang dibeli Ken. (Klausa relatif menjadi objek)

 

4. わたし ケンさんった  バイク きです。
Watashi wa  Ken-san ga katta  baiku  ga suki desu.
Saya menyukai sepeda motor yang dibeli Ken. (Klausa relatif menjadi objek)

 

★Klausa Relatif dalam Pola Kalimat “Subjek + Keterangan + Predikat”

5. わたし ケンさんった  バイク りました。
Watashi wa  Ken-san ga katta  baiku  ni nori-mashita.
Saya menaiki sepeda motor yang dibeli Ken. (Klausa relatif menjadi keterangan)

 

 

4. KB yang Tidak Merupakan Komponen dalam Kalimat Asalnya

Sampai di sini, kita membahas klausa relatif yang menerangkan kata benda yang berasal dari sebuah unsur seperti subjek, objek, atau kata keterangan dalam kalimat asalnya. Misalnya, kata benda “hon” dalam frasa “Ken-san ga katta hon” berasal dari objek dalam kalimat asal “Ken-san wa hon o kai-mashita”.

Namun, terdapat juga kata benda yang tidak merupakan sebuah komponen dari kalimat asalnya, tetapi dapat diterangkan oleh klausa relatif seperti contoh kalimat di bawah.

 

Contoh Kalimat

 日本語にほんご勉強べんきょうする  時間じかん が ありません。
 Nihon-go o benkyoo suru  jikan  ga ari-masen.
Tidak ada waktu untuk belajar bahasa Jepang.

 

 漢字かんじおぼえる  方法ほうほう おしえてください。
 Kanji o oboeru  hoohoo  o oshiete kudasai.
Tolong kasih tahu cara untuk menghafalkan kanji.

 

 かれらが離婚りこんした  理由りゆう っていますか。
 Karera ga rikon shita  riyuu  o shitte i-masu ka.
Apakah Anda tahu alasan mereka bercerai?

 

 プルシブこの試合しあいけた   原因げんいん なんですか。
 Persib ga kono shiai ni maketa  gen’in  wa nan desu ka.
Apa penyebab Persib kalah dalam pertandingan ini.

 

 だれかがまどあけける  おと こえました。
 Dare-ka ga mado o akeru  oto  ga kikoe mashita.
Terdengar bunyi seseorang membuka jendela.

 

 

1. Ubahlah kalimat berikut ke klausa relatif seperti contoh.

Contoh
Watashi wa gado-gado o tabe-mashita. → watashi ga tabeta gado-gado

1) Kanojo wa nasi-goreng o tabe-mashita.
2) Kare wa Indonesia-daigaku ni nyuugaku shi-mashita.
3) Kare wa Indonesia-daigaku ni nyuugaku shi-mashita.
4) Ken-san wa raamen o tabe-masen deshita.
5) Ken-san wa raamen o tabe-masen deshita.
6) Kono ryoori wa totemo oishi-i desu.
7) Dewi-san wa tenisu ga amari joozu dewa ari-masen deshita.
8) Imooto wa kyonen doitsu-jin to kekkon shi-mashita.
9) Imooto wa kyonen doitsu-jin to kekkon shi-mashita.
10) Imooto wa kyonen doitsu-jin to kekkon shi-mashita.

 

2. Terjemahkanlah kalimat berikut ke dalam bahasa Jepang.

1)Dia adalah Yamamoto yang pergi ke Amerika tahun depan. (Gunakanlah klausa relatif)
2) Yang pergi ke Amerika tahun depan adalah Yamamoto.
3) Dia adalah Feni yang belajar bahasa Jepang di UI.  (Gunakanlah klausa relatif)
4) Yang belajar bahasa Jepang di UI adalah Feni.
5) Orang itu adalah orang Jepang yang bisa berbicara dalam bahasa Indonesia.
6) yang bisa berbicara dalam bahasa Indonesia adalah orang Jepang itu.