Acara Now!

Salam dan Ungkapan dalam Bahasa Jepang II

memperkenalkan diri, N4-5Percakapan, Salam

 

1. Saat memperkenalkan diri 1

 

Penjelasan

 

 はじめまして。 
 Hajime mashite. 
 Salam kenal. 

 

 ( n a m a ) です。 
 ( n a m a ) desu. 
 Nama saya ( n a m a ). 

 

 どうぞよろしくおねがいします。 
 Doozo yoroshiku onegai shi-masu. 
 Mohon bimbingannya. 

 

“Hajime mashite” diucapkan saat mengawali perkenalan pertama, sedangkan “doozo yoroshiku onegai shi-masu” dapat digunakan saat mengakhiri perkenalan. 

Cara memperkenalkan nama diri sangat sederhana, yaitu “(nama) + desu” saja. Fungsi “desu” seperti verb “be (is, am, are, dll)” dalam bahasa Inggris, dan membentuk predikat secara sopan.

 

 

2. Saat minta tolong

 

Penjelasan

 

 おねがいします。 
 Onegai shi-masu. 
 Minta tolong 

 

Ungkapan ini digunakan saat minta bantuan, pertolongan, persetujuan, dan seterusnya dari lawan bicara.

 

 

3. Saat berangkat dan kembali 

 

Penjelasan

 

3-1. di rumah sendiri 

 いってきます。 
 Itte ki-masu. 
 Saya berangkat yah. / Pergi dulu yah. 

 

 いってらっしゃい。 
 Itte rasshai. 
 Selamat jalan 

 

“Itte ki-masu” diucapkan oleh orang yang akan berangkat dari rumah kepada anggota yang ditinggal di rumah. Sedangkan, “itte rasshai” diucapkan oleh orang yang ditinggal di rumah kepada anggota yang akan berangkat dari rumah.

 

 ただいま。 
 Tadaima.  
 Saya pulang. 

 

 おかえりなさい。 
 Okaeri nasai. 
 Selamat pulang. 

 

Saat pulang ke rumah, orang yang pulang ke rumah mengucapkan “tadaima” kepada anggota yang ada di rumah, sedangkan “okaeri nasai” diucapkan oleh orang yang ada di rumah kepada anggota yang baru pulang ke rumah.

 

3-2. di kantor

 いってきます。/ いってまいります。 
 Itte ki-masu. / Itte mairi masu
 Saya berangkat. 

 

 いってらっしゃい(ませ)。 
 Itte rasshai-(mase). 
 Hati-hati, sampai kembali lagi. / Selamat jalan. 

 

 ただいまもどりました。 
 Tadaima modori-mashita
 Saya pulang. 

 

 おかえりなさい(ませ)。 
 Okaeri nasai-(mase). 
 Selamat pulang. 

 

Penggunaannya sama dengan “itte ki-masu / itte rasshai” dan “tadaima / okaeri” yang telah dijelaskan di atas. Hanya saja, pada umumnya, percakapan-percakapan yang digunakan di kantor atau dalam kegiatan bisnis sering kali lebih sopan daripada percakapan biasa dalam kehidupan sehari-hari. “Itte mairi-masu (saya berangkat)", “itte rasshai-mase (selamat jalan)", "tadaima modori-mashita (saya pulang)", dan "okaeri nasai-mase (selamat pulang)" lebih sopan daripada "Itte ki-masu (saya berangkat)", Itte rasshai(selamat jalan)", "tadaima (saya pulang)", dan "Okaeri nasai (selamat pulang)"

 

 

4. Saat menanyakan dan menyatakan keadaan

 

Penjelasan

 

 だいじょうぶですか。 
 Daijoobu desu ka. 
 Tidak apa-apa? / Tidak masalah? 

 

 だいじょうぶです。 
 Daijoobu desu. 
 Tidak apa-apa. / Tidak masalah. 

 

“Daijoobu desu” digunakan untuk menyatakan keadaan yang bebas dari bahaya atau kekhawatiran. Sedangkan, “Daijoobu desu ka” merupakan kalimat tanya dari “daijoobu desu”.  “Ka” yang dibubuhkan pada akhir kalimat menunjukkan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat tanya.