Partikel O Sebagai Penunjuk Titik Awal 「を」
Pola Kalimat
KB(titik awal) を KK(keberangkatan)
KB(titik awal) o KK(keberangkatan)
KK(keberangkatan) dari KB(titik awal)
Struktur kalimat
Penjelasan
Partikel “o” dapat digunakan untuk menunjukkan titik awal atau titik keberangkatan. Partikel ini digunakan hanya dengan kata kerja intransitif yang berkaitan dengan keberangkatan seperti shuppatsu-shi-masu (berangkat), de-masu (keluar), ori-masu (turun), sotsugyoo shi-masu (tamat), dsb saja. Oleh karena itu, pada dasarnya, kata benda yang ditunjukkan dengan o dalam pola kalimat ini adalah tempat. *Penggunaan ini terbatas karena terikat dengan kata kerja tertentu (tidak usah terlalu bingung 😉 ).
Contoh Kalimat
今朝、ジャカルタを出発しました。
Kesa, Jakarta o shuppatsu shi-mashita.
Pagi tadi berangkat dari Jakarta.
毎朝7時に、家を出ます。
Mai-asa shichi-ji ni ie o de-masu.
Setiap pagi jam 7 keluar dari rumah.
*”Keluar” berarti “berangkat dan meninggalkan rumah”.
デポック駅で電車を降りました。
Depok-eki de densha o ori-mashita.
Saya turun dari kereta di stasiun Depok.
今から、スカルノハッタ空港を離陸します。
Ima kara, Sukaruno-Hatta kuukoo o ririku shi-masu.
Mulai sekarang, lepas landas dari bandara Soekarno–Hatta.
学校を卒業します。
Gakkoo o sotsugyoo shi-masu.
Saya tamat dari sekolah.
船が港を離れます。
Fune ga minato o hanare-masu.
Kapal menjauh dari pelabuhan.
Pelajaran Tambahan
Oleh karena “o” menunjukkan titik awal, partikel ini terkadang dapat diganti dengan partikel “kara” yang menunjukkan titik keberangkatan.
港 {を/から} 離れます。
Minato {o/kara} hana-remasu.
Menjauh dari pelabuhan.
kesa: pagi ini
shuppatsu shi-mashita: → shuppatsu suru(berangkat) + mashita
atsu-i: panas
heya: kamar
de-mashita: → deru(keluar) + mashita
eki: stasiun
densha: kereta listrik
ori-mashita: oriru(turun) + mashita
ririku shi-masu: ririku suru(lepas landas) + masu
kuukoo: bandara