Kalimat Kausatif dan Bentuk Kata Kerja Kausatif

KK. Bentuk Kausatif, N4-5Kausatif, Tata Bahasa

 

Pada dasarnya, kalimat kausatif digunakan untuk menunjukkan suruhan atau pemaksaan oleh penyuruh kepada pesuruh, dan biasanya orang yang posisinya lebih tinggi menyuruh atau memaksakan suatu perbuatan kepada orang yang posisinya lebih rendah. Misalnya, suruhan seperti perintah atau instruksi dari orang tua kepada anak, atasan kepada bawahan, guru kepada murid, dan lain-lain. Selain itu, kalimat kausatif dapat digunakan juga untuk menunjukkan pemberian izin, pembiaran, dan lain-lain. Cara membuat kata kerja kausatif dan setiap penggunaannya dijelaskan sebagai berikut di bawah ini.

 

1. Cara Membuat Kata Kerja Kausatif

Kata kerja kausatif dapat dibuat dari bentuk Nai, dan dikonjugasi sebagai kata kerja kelompok 2 seperti “taberu [-eru]”.

 

Kelompok 1

Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “seru”.

Contoh 
suwaru → suwara-nai → suwara-seru
kiku → kika-nai → kika-seru
yomu → yoma-nai → yoma-seru

 

Kelompok 2227-02

Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “saseru”.

Contoh
miru → mi-nai → mi-saseru
taberu → tabe-nai → tabe-saseru

 

Kata Kerja Lain (“kuru” dan “suru”)227-03

kuru: Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “saseru”.
suru: Irregular

kuru → ko-nai → ko-saseru
suru → shi-naisaseru (irregular)

 

 

Konjugasi (Perubahan Kata Kerja Kausatif)

Cara konjugasi kata kerja kausatif sama dengan cara konjugasi kata kerja kelompok 2 seperti “taberu [eru]”.

 

Taberu (kelompok 2)
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
tabe-ru → tabe-masu → tabe-nai → tabe-te

KK Kausatif Kelompok 1
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
kika-se-ru → kika-se-masu → kika-se-nai → kika-se-te

KK Kausatif Kelompok 2
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
mi-sase-ru → mi-sase-masu → mi-sase-nai → mi-sase-te

KK Kausatif Irregular
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
ko-sase-ru → ko-sase-masu → ko-sase-nai → ko-sase-te
sase-rusase-masusase-naisase-te

 

 

2. Pembentukan Kalimat Kausatif

Kalimat kausatif memiliki dua pola kalimat, yaitu kalimat kausatif dengan kata kerja transitif dan kata kerja intransitif.

 

2-1. Kalimat Kausatif dengan Kata Kerja Transitif

 

Pola Kalimat

 KB1(pesuruh) に KB2(objek) を KK B.Kausatif (Transitif) 
 KB1(pesuruh) ni KB2(objek) o KK B.Kausatif (Transitif) 
 Menyuruh KB1 (orang) untuk melakukan KK objek(KB2) 

 

Struktur kalimat

 

Penjelasan

Kalimat kausatif dengan kata kerja transitif digunakan untuk menunjukkan bahwa subjek (penyuruh) menyuruh pesuruh untuk melakukan KK. Pesuruh tersebut ditunjukkan dengan partikel “ni”.

 

Contoh Pembentukan Kalimat Kausatif dengan KK.Transitif

 

息子むすこ仕事しごと手伝てつだう。
Musuko ga shigoto o tetsudau.
Anak laki-laki saya membantu pekerjaan.

Kausatif
ちち息子むすこ仕事しごと手伝てつだせる
Chichi ga musuko ni shigoto o tetsudawa-seru.
Ayah menyuruh anak laki-lakinya membantu pekerjaannya.

 

 

Contoh Kalimat

ははわたし英語えいご勉強べんきょうさせました
Haha wa watashi ni ee-go o benkyoo sase-mashita.
Ibu sudah menyuruh saya belajar bahasa Inggris.

 

はは子供こども部屋へや掃除そうじさせました
Haha wa kodomo ni heya no sooji o sase-mashita.
Ibu menyuruh anaknya membersihkan kamar.

 

デウィは恋人こいびとくるませました。  🙄 
Dewi wa koibito ni kuruma o kawa-se-mashita. (loh.. pencucian uang wkwkw)
Dewi menyuruh pacarnya membelikan mobil untuknya.

 

先生せんせいはアスカさん英語えいご教科書きょうかしょせました
Sensee wa Asuka-san ni ee-go no kyookasho o yoma-se-mashita.
Guru menyuruh Asuka membaca buku pelajaran bahasa Inggris.

 

 

2-2. Kalimat Kausatif dengan Kata Kerja Intransitif

 

Pola Kalimat

 KB(pesuruh) を/に KK B.Kausatif (Intransitif) 
 KB(pesuruh) o/ni KK B.Kausatif (Intransitif) 
 Menyuruh KB(pesuruh) untuk melakukan KK 

 

Struktur kalimat

 

Penjelasan

Kalimat kausatif dengan kata kerja intransitif juga digunakan untuk menunjukkan bahwa subjek (penyuruh) menyuruh pesuruh untuk melakukan KK. Namun, pesuruh dalam pola kalimat ini ditunjukkan dengan partikel “o” atau “ni”. Pada dasarnya, partikel “o” yang lebih sering digunakan daripada “ni”, tetapi terdapat juga pengecualiannya ※ .

 

Contoh Pembentukan Kalimat Kausatif dengan KK.Intransitif

 

息子むすこはたらく。
Musuko ga hataraku.
Anak laki-laki saya bekerja.

Kausatif
ちち息子むすこはたらせる
Chichi ga musuko o hataraka-seru.
Ayah menyuruh anak laki-lakinya berkerja.

 

 

Contoh Kalimat

ははわたしものせました
Haha wa watashi o kaimono ni ika-se-mashita.
Ibu menyuruh saya pergi berbelanja.

 

上司じょうし部下ぶかできるだけはやかえせました
Jooshi wa buka o dekirudake hayaku kaera-se-mashita.
Atasan menyuruh bawahan pulang secepat-cepatnya.

 

警官けいかん犯人はんにんかべまえせました
Keekan wa hannin o kabe no mae ni tata-se-mashita.
Polisi menyuruh penjahat berdiri di depan dinding.

 

社長しゃちょう部下ぶかちいさな宿やどまらせる予定よていです。
Shachoo wa buka o chiisa-na yado ni tomara-seru yotee desu.
Rencananya, kepala kantor menyuruh anak buahnya menginap di losmen kecil.

 

※ Jika partikel “o” sebagai penunjuk “tempat yang dilewati” atau “titik awal” digunakan dalam pola kalimat ini, maka partikel “ni” yang tepat digunakan untuk menunjukkan pesuruh.

先生せんせい生徒せいとはしせました
Sensee wa seeto o hashira-se-mashita.
Guru menyuruh murid berlari.

先生せんせい生徒せいと広場ひろばはしせました
Sensee wa seeto ni hiroba o hashira-se-mashita.
Guru menyuruh murid berlari di lapangan.

 

 

☆Tambahan Pelajaran

3. Berbagai Kalimat Kausatif

Selain suruhan atau pemaksaan, kalimat kausatif dapat digunakan juga untuk menyatakan berbagai makna sesuai dengan situasi atau konteks.

 

3-1. Pembiaran / Pemberian izin

Kalimat kausatif dapat digunakan untuk menunjukkan pembiaran atau pemberian izin.

 

Pembiaran

かあさんは子供達こどもたち公園こうえんあそせておきました。
Okaa-san wa kodomo-tachi o kooen de asoba-sete oki-mashita.
Ibu membiarkan anak-anaknya bermain di taman.

 

つかれているみたいなので、子供たち寝させておきますね。
Tsukarete iru mitai-na node, kodomo-tachi wa nesa-sete oki-masu.
Saya akan membiarkan anak-anak saya tidur karena kayaknya mereka capek.

 

Pemberian izin

勉強べんきょうわったら、ゲームをさせてあげます。
Benkyoo ga owatta-ra, geemu o sasete age-masu.
Saya akan mengizinkanmu bermain game kalau sudah selesai belajar.

 

まえから日本にほん勉強べんきょうしたいとっていたので、息子むすこ日本にほんせてあげました。
Mae kara Nihon de benkyoo shi-tai to itte ita node, musuko ni-wa Nihon e ika-sete age-mashita.
Saya mengizinkan anak laki-laki saya pergi ke Jepang karena dari dulu dia berkata ingin belajar di Jepang.

 

 

3-2. Pemicu Perasaan Orang

Kalimat kausatif dapat digunakan untuk menunjukkan perubahan perasaan atau keadaan yang dipicu oleh pelaku.

 

ケンさんは花束はなたばおくって、恋人こいびとよろこせました
Ken-san wa hanataba o okutte, koibito o yorokoba-se-mashita.
Ken menggembirakan pacarnya dengan mengirimkan karangan bunga kepadanya.

 

どうしよう。遅刻ちこくをして、恋人こいびとおこせてしまいました。
Doo shi-yoo. Chikoku o shite, koibito o okora-sete shimai-mashita.
Galau. Saya memarahkan pacar saya gara-gara terlambat.

 

かれ何度なんど友達ともだちわらせました。
Kare wa nando mo tomodachi o warawa-se-mashita.
Dia(♂) berkali-kali membuat temannya tertawa.

 


Kosakata😊

  • kyookasho: buku pelajaran
  • jooshi: atasan
  • buka: bawahan
  • keekan: petugas polisi
  • han’nin: penjahat, tersangka
  • kabe: dinding
  • yado: penginapan
  • tomara-seru: → tomaru(menginap)
  • hiroba: lapangan
  • hana-taba: karangan bunga
  • nando mo: berkali-kali, berulang-ulang

Latihan

1. Ubahlah empat belas kata kerja berikut ke bentuk kausatif

Contoh
warau → warawa-seru

1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) oyogu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru

 

2. Ubahlah kata kerja berikut ke empat bentuk sesuai dengan konjugasi kata kerja kausatif.

Contoh
warau → warawa-seru, warawa-se-masu, warawa-se-nai, warawa-sete

1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) oyogu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru

 

3. Buatlah kalimat kausatif dengan menggunakan kata kata berikut seperti contoh.

Contoh

Haha → chichi, kaban o katta.
Hana wa chichi ni kaban o kawa-se-mashita.

1) Sensee → seeto, shukudai o suru.
2) Sensee → seeto, hiroba de hashiru.
3) Kanojo → kareshi, baiku o ktta.
4) Chichi → jibun no musuko, shigoto o tetsudatta.
5) Haha → kodomo, ha o migaita. *migaku = menyikat
6) Daitooryoo → daijin, mondai-ten o sagashita.
7) Jooshi → buka, tenkin shita.
8) Ani → otooto, chooshoku o taberu.
9) Keesatsu → han’nin, jookyoo o hanashita.
10) Kami → ningen, tenshi o tsukatta.

 

4. Buatlah kalimat kausatif tanya jawab dengan menggunakan kata kata berikut seperti contoh.

Contoh

Ken ni tabesa-se mashita. (nani o?) → okayu
A: Ken ni nani o tabesa-se mashita ka?
B: Okayu o tabesa-se-mashita.

1) Aka-chan ni noma-se-mashita. (nani o?) → miruku.
A:
B:

2) Kodomo ni tetsudawa-se-mashita. (nani o?) → shigoto.
A:
B:

3) Shigoto o tetsudawa-se-mashita. (dare ni?) → kodomo.
A:
B:

4) Kodomo ni shigoto o tetsudawa-se-mashita. (nan jikan?) → 5jikan
A:
B:

5) Musuko o ika-se-mashita (doko ni) → yuubinkyoku
A:
B: