Acara Now!

にしたら (ni shitara) dan にすれば (ni sureba) dalam Bahasa Jepang

JLPT N2Syarat, Tata Bahasa

Penilaian itu tergantung orang. Misalnya, bagi mimin, 1000 yen itu cukup besar, tapi bagi org lain kecil… Kalau bahasa Jepangnya, “hoka no hito ni shitara 1000 yen nante taishita koto nai kedo, mimin ni totte wa dekai….” 😭😭😭
Yuhuuu, kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara menyatakan “bagi ~” dengan pola kalimat “にしたら (ni shitara)” dan “にすれば (ni sureba)”. yuuuk.

Percakapan

Bahasa Jepang

フラれた~。

え~。

いい感じだったんけど、好きな子いるんだって(泣

大丈夫!男なんてこの世にいくらでもいるから。

ベラにしたら1回フラれるくらい大したことないんだろうけど、私はちがうの。

はああああああ!ちょっと失礼じゃない!(怒(怒

Gua ditolak~.

Eh~.

Padahal udah mulus, tapi dianya ada orang lain yang disuka. (Hiks

Tenang saja! Laki-laki ada banyak kok di dunia ini.

Bagi lu mungkin ditolak sekali gak seberapa, tapi gua gak.

Haaaaaah! Gak sopan ya lu! (Hmph (Hmph

Pola Kalimat

KB {にしたら / にすれば} ~。
KB {ni shitara / ni sureba} ~.
Bagi KB, ~.

Penjelasan

Pola kalimat ini digunakan saat pembicara ingin menyatakan dugaan, spekulasi, pendapat, dsb tentang perasaan atau keadaan KB dengan cara pembicara memosisikan diri pada pihak KB untuk menduga perasaan atau keadaan KB tersebut dari sudut pandangan KB tersebut. Oleh karena itu, ekspresi ini sering mengandung perasaan pembicara seperti empati dan simpati. Pada dasarnya, KB adalah orang lain atau organisasi yang terdiri orang-orang. Pola kalimat ini hampir sama dengan pola kalimat “KB {ni shite mitara / ni shite mireba}”.

Contoh kalimat

小学生しょうがくせいにしたら、よくやったほうだとおもうよ。
Shoogakusee ni shitara yoku yatta hoo da to omou yo.
Saya rasa bagi siswa SD melakukannya sudah lumayan baik lo.

10まんルピアといっても、どもにしたら大金たいきんだ。
Juuman rupiah to itte mo, kodomo ni shitara taikin da.
Meskipun 100.000 rupiah, bagi anak kecil, itu uang yang cukup banyak.

祖母そぼはこのたちにしたらじつ母親ははおやのようなものだ。
Sobo wa kono ko tachi ni shitara jitsu no hahaoya no yoo na mono da.
Nenek saya bagaikan ibu yang sebenarnya bagi anak-anak ini.

一般いっぱん学生がくせいにしたらつまらない授業じゅぎょうかもしれないが、ぼくにとってはやくつ。
Ippan gakusee ni shitara tsumara nai jugyoo kamo shire nai ga, boku ni totte wa yaku ni tatsu.
Bagi siswa umumnya mungkin pelajaran yang membosankan, tapi buat saya adalah pelajaran yang bermanfaat.

外国人がいこくじんにすれば日本にほん田舎いなか習慣しゅうかんなどらなくて当然とうぜんだとおもうよ。
Gaikokujin ni sureba, Nihon no inaka no shuukan nado shiranakute toozen da to omou yo.
Menurut saya, bagi orang asing wajar saja tidak mengetahui adat desa di Jepang.

かれにすればいろいろいたいこともあっただろうが、よくえたとおもう。
Kare ni sureba iroiro iitai koto mo atta daroo ga, yoku taeta to omou.
Menurut saya baginya mungkin ada berbagai hal yang ingin dikatakannya, tapi dia berhasil menahannya.

かれにすればたいした問題もんだいではないんだろう。
Kare ni sureba taishita mondai dewa nai n daroo.
Mungkin baginya itu bukan masalah yang berat.

KB sebagai Pembicara Sendiri

Oleh karena pola kalimat ini menyatakan perasaan atau keadaan orang lain, biasanya tidak tepat digunakan untuk menyatakan perasaan pembicara sendiri.

Contoh

わたしにしたら/ ✓としては}、きたくない。
Watashi {×ni shitara / ✓to shitewa}, iki taku nai.
Kalau saya, tidak ingin pergi.

わたしにしたら/ ✓としては}、納得なっとくしている。
Watashi {×ni shitara / ✓to shitewa}, nattoku shite iru.
Kalau saya, sudah masuk akal.

Namun, jika pembicara memandang diri dengan cara mempertimbangkan diri ini dengan diri yang biasa atau orang lain, pembicara (watashi) dapat digunakan juga dalam pola kalimat KB {ni shitara / ni sureba}.

今回こんかいのテスト、わたしにしたらいい得点とくてんだった。
Konkai no tesuto, watashi ni shitara ii tokuten datta.
Bagi saya hasilnya bagus tes kali ini.
*bagi orang lain mungkin buruk. atau hasilnya bagus dibanding hasil ujian diri yang biasa.

わたしにすれば、こんなのは偽善ぎぜんだ。
Watashi ni sureba, konna no wa gizen da.
Bagi saya hal yang begini munafik.
*bagi orang lain mungkin tidak munafik.

わたしたちにしたらたりまえのことも、かれらにとってはそうではない。
Watashitachi ni shitara atarimae no koto mo, karera ni totte wa soo dewa nai.
Bagi kita hal yang wajar pun bagi mereka tidak.
*bagi mereka tidak.

Perbedaan Antara にとって dan にしたら

“KBにとって” dan “KBにしたら” sama-sama dapat diterjemahkan seperti “bagi KB”. Namun, KB にしたら mengandung perasaan pembicara seperti empati atau simpati terhadap KB karena pembicara memandang KB dengan berpihak KB sehingga pada dasarnya KB adalah orang atau sesuatu yang konkret. Sedangkan, KBにとって hanya menyatakan “bagi KB” dari sisi pandang KB saja tanpa mengisi perasaan pembicara sehingga dapat digunakan untuk sesuatu yang abstrak juga.

Contoh

この円安えんやす日本にほん経済けいざい {✓にとって / ×にしたら} チャンスとなった。
Kono enyasu wa Nihon keezai {✓ni totte / ×ni shitara} chansu to natta.
Depresiasi yen kali ini jadi kesempatan bagi perekonomian Jepang.
日本にほん経済けいざい bukan orang.

かれ {✓にとって / ✓にしたら} たいした問題もんだいじゃない。
Kare {✓ni totte / ✓ni shitara} taishita mondai ja nai.
Baginya bukan masalah yang besar.
*かれ adalah orang.