Perbedaan antara Manado dan Jepang

lomba_2018Lomba Menulis, ★kelas kita (クラスでの活動)

Jepang dan Indonesia merupakan dua negara yang sangat berbeda. Perbedaan itu bisa kita tinjau dari segi ekonomi, budaya maupun perilaku dan tingkah lagu masyarakatnya setiap hari.

Berikut beberapa fakta yang tuliskan dalam Artikel kali ini

1. Waktu

Dijepang Orang orang sangat memperhatikan waktu ,dan sangat menghemat waktu, jika ada waktu luang kebanyakan orang Jepang akan melakukan sesuatu yang bermanfaat seperti pergi ke restoran untuk belajar dan pergi ke toko, dan juga tidak terlalu suka menunggu atau membuat orang lain menunggu. Orang Jepang akan memikirkan apakah hal ini saat menunggu, apakah menunggu sesuatu yang penting atau tidak penting.

Di jepang tepat waktu adalah budaya yg mereka lakukan, apa lagi ketika memiliki janji dengan orang lain. Di jepang biasanya jika membuat janji dengan orang lain, paling lambat 5 menit sebelum waktunya kita sudah harus sampai ditempat yang telah direncanakan, orang jepang akan merasa malu jika mereka datang paling akhir walaupun tepat waktu. Di jepang jika anda tidak tepat waktu dalam membuat janji maka akan mengurangi kepercayaan orang itu kepada anda.Berbeda dengan Manado, Manado,Indonesia memiliki kehidupan yang lambat dan cenderung tidak terlalu memperhatikan waktu,tanpa di sadari tidak tepat waktu sudah menjadi budaya, contohnya banyak orang2 yg tidak perduli jika mereka datang terlambat ke sekolah, kantor, kampus, sekolah atau ke manapun. Jika mereka terlambat hari ini pasti mereka akan mengulanginya lagi tanpa berusaha datang lebih cepat. dan sering bermalas malasan apalagi diwaktu yang luang.

2. Hubungan sosial

Manado memiliki hubungan yang baik antar sesama, dalam artian memiliki kedekatan walaupun dengan orang yg baru kita jumpai sekalipun, di Manado juga orang yang baru kita jumpai sekalipun bisa langsung menjadi teman kita. Saat kita tersesat dijalan kita bisa menghubungi teman kita, atau ketika kita ingin bermain dengan mereka, kita bisa langsung menghubungi mereka,jawabanya tergantung dari mereka sendiri,apakah bisa atau tidak bisa pada saat kita mengajak mereka.

Berbeda dengan Jepang, kita tidak boleh langsung menghubungi orang yang belum akrab dengan kita begitu saja, tanpa konfirmasi terlebih dahulu, karena itu merupakan hal yang tidak biasa, dan jarang terjadi. Berdasarkan informasi dari beberapa orang jepang yang bertugas di Kota Manado, mereka mengatakan bahwa mereka terkejut saat mengetahui bahwa di Manado orang orang dapat berbicara dengan orang yang tidak dikenal saat berada dijalan, entah trotoar ataupun jalan umum lainya, mereka mengatakan bahwa hal tersebut tidak biasa terjadi dijepang, orang jepang tidak berbicara dengan orang yang tidak mereka kenal di pinggir jalan, dan mereka tidak perlu berbicara dengan mereka.

Ada juga yang berkata bahwa, di Manado orang yang tidak kita kenal sekalipun akan menolong kita disaat kita berada dalam masalah, tidak peduli masalah itu kecil ataupun besar. Seorang Nihongo partner yang bertugas di Manado menjelaskan bahwa ketika dia hendak pergi mengisi pulsa di konter, dia tidak tahu bagaimana cara mengisi pulsa dan itu membuat dia kebingungan, selajutnya dia juga berkata bahwa dia tidak mengerti Bahasa Indonesia, Jadi apa yang dikatakan petugas konter benar benar tidak dia pahami, karena tidak bisa mengisi pulsa, dia harus menunggu ruang tunggu dan pada waktu itu sudah banyak orang yang akan mengisi pulsa. Dia berkata bahwa bukan hanya petugas konter, orang orang yang hendak membeli pulsa mengajari dia bagaimana cara mengisi pulsa dengan sangat ramah, seandainya ini di Jepang, Orang lain tidak akan mungkin menolong, kamu harus melakukan sendiri dengan cepat dengan alasan waktu, dan tidak menghambat orang lain. Dijepang sangat jarang kita mendapat pertolongan dari orang yang tidak kita kenal, orang jepang lainya mungkin ingin menolong, namun karena yang hendak ditolong adalah orang yang tidak dikenal, mereka tidak akan melakukannya. Selain itu dia juga menjelaskan bahwa di Manado adalah hal yang wajar mengetahui alamat orang yang kita kenal, tapi tidak dengan Jepang, Alamat merupakan hal yang pribadi, jadi hanya akan diberitahukan kepada orang yang benar-benar dekat dengan kita.

3. Agama

Di manado orang sangat mementingkan Agama, dan juga menerapkan aturan Agama dalam kehidupan sehari-hari. Orang Jepang tidak terlalu peduli dengan Agama.

Berikut penjelasan , fakta dan pengalaman orang Jepang tersebut tentang perbedaan Manado dan Jepang. (Fakta dan pengalaman oleh salah satu pengajar bahasa Jepang Di Manado)

Saya adalah buddha, saya berdoa setiap ada pemakaman, acara keagamaan, dan festifal lainya, Namun saya tidak terlalu mengerti cara berdoa, dan tidak terlalu mengetahui Agama buddha dengan baik, tetapi dijepang Agama buddha, Shinto juga menikmati perayaan Natal, beda dengan Manado, Indonesia dimana perayaan natal merupakan perayaan Orang Kristen, sedangkan Jepang merayakan natal bukan dengan berdasarkan Agama yang dianutnya, namun merupakan festifal Natal, atau festifal tahunan.

4. Percaya Diri

Orang manado memiliki rasa percaya diri lebih tinggi daripada orang Jepang,Orang manado sering berkata Aku cantik,Aku tampan aku terkejut mendengar hal tersebut ujar salah satu nihongo partner saat saya menanyakan pengalamannya dan pengetahuannya tentang kota Manado.Namun ternyata hal tersebut merupakan hal yang biasa di Manado, berbeda dengan di Jepang, orang Jepang sangat jarang memuji diri, karena memiliki rasa percaya diri yang rendah, Walaupun ada yang memuji mereka, Pasti responnya hanya berkata itu tidak benar, Biasa biasa saja atau ada juga yang hanya berkata Terima kasih, saya pikir itu ada alasan mengapa orang Manado sering menggunggah foto pribadi di Instagram, atau folo selfie sendiri. Orang jepang jarang mengunggah foto selfie sendiri.

5. Sekolah

Sekolah di Manado, sering berganti Jam pelajaran tergantung Hari, sedangkan jepang hampir tidak pernah berganti jam pelarajan karena bersifat tetap.

Di Manado perintah guru lebih ditakuti daripada Jepang, juga kedudukan guru, Guru menyuruh siswa pergi membeli makan siang. Saya terkejut Saat guru menyuruh siswa mengambil apa yang telah dilupakan guru di ruang guru.Di Manado, keadaan guru mengejutkan saya bahwa guru kelas sering pergi meninggalkan kelas. Di Jepang, guru tidak akan pernah terlambat atau tidak akan absen kecuali untuk bisnis penting seperti konferensi atau perjalanan bisnis. jika guru yang bertanggung jawab tidak hadir, Guru akan memberikan waktu untuk belajar mandiri dan guru lain akan mengambil kelas. Siswa di Manado (Indonesia) sangat aktif dan juga memiliki reaksi yang sangat baik di kelas . Siswa di Jepang tidak bertanya pada Guru, walaupun diberi kesempatan. bahkan jika diberi pertanyaan oleh guru banyak yang tidak akan menjawab.(Karena saya malu untuk berbicara)

Jarak antara guru dan siswa dekat

Di Jepang, guru dan siswa tidak bertukar nomor telepon atau pergi bermain bersama, Tetapi dimanado hal tersebut biasa terjadi. Dijepang hal tersebut dikatakan buruk.

Di Manado saya sering bermain bersama dengan murid murid saya dan saya terkejut bahwa para siswa tiba-tiba menelepon saya. Dijepang siswa sangat jarang menelepon Guru mereka.

Seragam

Seragam di Indonesia bervariasi tergantung pada hari dalam seminggu. Seragam di Jepang berubah sesuai musim (ada pakaian musim panas dan pakaian musim dingin) Juga, itu sangat bervariasi tergantung pada sekolah,perbedaannya antara Indonesia dan Jepang adalah

1. Pergantian jenis seragam

Indonesia→Tergantung hari
Jepang→Tergantung musim

2. Lambang Indonesia Symbol dan nama sekolah tertulis di seragam sekolah

Jepang-Lambang tidak ada(kalau jenis “Gakuran"). Biasanya dibedakan dari motifnya kancing Ternyata di Jepang iuga ada beberapa jenis seragam tergantung sekolah.

6. Minum sebelum membayar di Market

beberapa orang minum atau makan disupermarket sebelum membayar apa yang mereka konsumsi, Tentu saja mereka akan membayarnya,tapi setelah mereka menghabiskannya terlebih dahulu. hal tersebut mungkin tidak akan terjadi di Jepang.

7. Ditoilet

Orang Manado, Indonesia tidak berbaris ketika mengantri ditoilet, mereka menunggu didepan pintu toilet, Kalau Jepang berbaris memanjang lalu bergantian masuk ketoilet.

8. Menyetrika

orang Manado menyetrika apa saja, kemeja, handuk,pakaian dalam , kaos, kaos kaki dll. Kalau dijepang hanya kemeja dan sapu tangan saja yang biasanya di setrika.

9. Menggunakan singkatan dalam SNS

Orang manado sering menggunakan singkatan dalam SNS, contohnya otw, dmn, gk tau, gt y, Jepang biasanya tidak menggunakan singkatan tapi menggunakan bahasa yang unik, atau ada juga yang menggunakan dialek kansai.

10 Promosi disekolah

Hal yang membuat saya terkejut selanjutnya adalah banyak perusahaan datang melakukan promosi disekolah-sekolah, mulai dari promosi alat dapur,kesehatan dll. Kalau diJepang perusahaan lain tidak boleh masuk,kecualu perusaan alat tulis dan buku pelajaran.

11. Power bank

Orang manado banyak menggunakan power bank ketika berjalan jalan, Orang Jepang cenderung mengisi penuh data baterainya sebelum berpergian, orang Jepang tidak terlalu sering menggunakan powerbank, atau mengisi daya baterai handphone sementara berpergian.

12. Suasana di Bioskop

Orang Jepang biasa tidak terlalu ribut atau benar benar tenang saat menonton dibioskop dengan Alasan tidak mengganggu orang lain bahkan mau makan pop corn saja takut bersik dan membuat orang lain tidak nyaman ,berbeda dengan di Manado, Ornag Manado sering ribut ketika ada adegan yang lucu, menakutkan atau lainya, selain itu ketika film sudah berada dipenghujung orang orang sudah langsung pulang, tidak melihat enroll, sedangkan orang Jepang menunggu sampai enroll selesai baru pergi meninggalkan bioskop.

13. Dalam SNS

salah satu Nihongo Partner yang bertugas di salah satu kota di Sulawesi Utara.Begini katanya Orang Indonesia sering menyukai foto dan status diri sendiri di Facebook, Instagram dll.. saya tidak mengerti mengapa menyukai foto dan status sendiri, banyak orang tekan suka untuk diri sendiri, kalau saya tidak bisa tekan bagus untuk diri sendiri, Karena malu dan berpikir bahwa foto dan status saya tidak bagus, dengan kata lain rendah hati, mungkin ada perbedaan pola berpikir orang Indonesia dan Jepang.

Selanjutnya dia juga berkata begini,

14. Selfie

Dalam Hp orang Indonesia banyak foto selfie, saya tidak punya foto selfie, Saya tidak suka mengambil foto diri sendiri, Saya tidak bisa mengambil foto sendiri karena saya malu.

15. Banyak Klakson

Kalau dijepang biasanya klakson hanya digunakan pada saat darurat atau tanda penghargaan. Dimanado saya mendengar klakson setiap hari.

16. Spidol

Dijepang siswa siswa tidak bisa punya spidol atau kapur tulis sendiri, hanya guru saja yan bisa pakai kapur atau spidol, saya rasa ada alasan mengapa terjadi perbedaan semacam ini.

Ini hanya sedikit dari banyaknya perbedaan yang terjadi antara budaya Jepang dengan budaya Indonesia yang bisa saya tuliskan dan bagikan,dari pengetahuan saya dan beberapa sumber lainnya.

ありがとうございます。

Penulis : Hizkia Gabriel Sumilat