JEJAKKU DALAM MENGENAL BAHASA JEPANG

lomba_2018Lomba Menulis, ★kelas kita (クラスでの活動)

Saya mengenal dan mempelajari bahasa Jepang melalui beberapa tahapan,diantaranya sebagai berikut:

Mengenal dan belajar bahasa Jepang pada masa-masa sekolah

Sejak saya mulai masuk kelas tiga program bahasa,saya mulai mengenal bahasa Jepang. Guru kami telah mengajarkan kepada kami tentang huruf Hiragana,huruf Katakana,beberapa huruf Kanji dasar,beberapa kosa kata bahasa Jepang dan juga beberapa bentuk kalimat dengan pola sederhana. Guru kami juga telah memperdengarkan kepada kami lagu “Kokoro no tomo” yaitu lagu tradisional Jepang yang pertama kali aku dengar pada saat itu. Guru kami pun telah membiarkan kami untuk mencoba memegang kuas dan berkreasi melukiskan beberapa huruf Kanji dasar dalam bentuk kaligrafi Kanji pada lembaran-lembaran kertas.

Pada suatu hari sekolah kami juga pernah mendapat kunjungan seorang wanita Jepang yang kemungkinannya beliau adalah petugas perwakilan dari pusat pengembangan bahasa Jepang yang pada saat itu beliau sedang berdinas di Bandung, pada saat itu kami sangat senang bisa bertemu langsung dengan orang Jepang asli, meskipun kami tidak mendengar beliau berbicara dengan bahasa Jepang,pada saat itu kami berkomunikasi dengan bahasa Indonesia saja karena memang pada saat itu kami murid-murid baru belajar beberapa kosa kata bahasa Jepang saja,kami nikmati hari-hari kami sampai akhirnya kami pun dinyatakan lulus dari sekolah kami.

Kembali tertarik dengan bahasa Jepang usai saya menonton film Naruto di TV dan buku Minna Nihongo 1

Setelah lulus dari SMA,untuk beberapa lamanya saya bolak-balik pulang-pergi merantau ke beberapa tempat ke beberapa daerah hingga datanglah suatu situasi dan kondisi yang mengharuskan saya untuk tinggal dirumah. Ditengah kebingungan saya harus melakukan apa,muncullah film Naruto yang begitu seru,begitu mendebarkan dan begitu mengagumkan dan karenanya saya pun mulai tertarik lagi untuk kembali mempelajari bahasa Jepang dan kebetulan pada saat itu ada buku Minna Nihongo 1 bekas saudara yang telah dibawa oleh ayah kerumah,saya mulai membuka lembar demi lembar buku Minna Nihongo 1,saya corat-coret hingga penuh demi membubuhkan makna dan terjemahan dari setiap kata dari setiap kalimat yang ada pada buku Minna Nihongo 1 dengan bantuan buku catatan lama,buku catatan masa-masa SMA.

Mengenal dan belajar bahasa Jepang melalui media facebook

Setelah saya mempelajari buku Minna Nihongo 1,meskipun saya belum benar-menguasainya,untuk sementara saya hentikan dulu dan beralih belajar bahasa Jepang di beberapa grup facebook.

Suatu hari saya berteman dengan seseorang yang juga sama-sama suka bahasa Jepang,dia juga sering memposting contoh-contoh kalimat dalam bahasa Jepang dan saya pun terus mengikutinya sampai suatu saat saya menemukan suatu grup yang dia pun telah bergabung di grup tersebut,saya pun memberanikan mengajukan diri untuk ikut bergabung digrup tersebut dan akhirnya tepat dihari Kartini,21 April 2017 saya pun diterima digrup tersebut, kurang lebih dua bulan setelah saya ikut bergabung,saya pun mulai aktif mengikuti les hariannya,mengikuti tes mingguannya sambil terus mengejar mencatat materi yang tertinggal,meskipun hanya mencatat dengan huruf romajinya saja.Saya sangat bersyukur karena ternyata digrup tersebut,meskipun lesnya gratis,tapi gurunya sangat baik dan sangat serius dalam melatih dan mengajarkan bahasa Jepang kepada murid-muridnya,berkat beliaulah akhirnya saya bisa menghafal huruf Hiragana,huruf Katakana,bisa belajar memahami huruf Kanji dasar,bisa memahami berbagai pola kalimat dan lain sebagainya,berkat beliau jugalah saya menjadi semakin bersemangat,semakin tertarik untuk terus mempelajari huruf Kanji demi bisa membaca dan bisa memahami makna bahasa Jepang.

Meskipun saya belum benar-benar menguasai keseluruhan dari materi pembelajaran digrup awal,namun demi menambah ilmu pengetahuan bahasa Jepang saya,saya pun mencoba untuk bergabung dan mencoba untuk mempelajari pembahasan-pembahasan bahasa Jepang di beberapa grup belajar bahasa Jepang lainnya.

Sampai saat ini saya belajar bahasa Jepang lebih sering melalui tulisan saja,saya belum serius mempelajari bahasa Jepang dengan menyaksikan dialog,mendengarkan atau pun melafalkannya dengan lisan,namun saya berharap suatu saat nanti saya pun bisa mewujudkannya.

Sekian dulu kisah pengalaman dari saya,saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Sensee yang telah mengajarkan dan membimbing saya dengan begitu tulusnya dan juga kepada para pembaca yang telah bersedia meluangkan waktunya demi membaca kisah ini.

Penulis: Farhanah Helwah