Penggunaan Penanda Objek Partikel “Ga” dan “O” dalam Kalimat Potensial

Bentuk Potensial, N1, N3, N4-5, Partikel Ga, Partikel OPotensial, Tata Bahasa, N3, N4-5, Partikel Ga, Partikel O

k-140-2

PenjelasanKosakataLatihan

 

Pola Kalimat

 Objek が (atau を) KK (Bentuk Potensial) 
 Objek Ga (atau O) KK (Bentuk Potensial) 
 Dapat melakukan KK Objek 

 

Struktur kalimat

s-140-2

 

Penjelasan

Pada dasarnya atau secara baku, partikel “ga” yang digunakan untuk menunjukkan objek dalam kalimat potensial. Namun, terdapat berbagai situasi yang sebaiknya atau seharusnya menggunakan partikel “o” daripada “ga”, atau sebaliknya. Penjelasan yang lebih detail sebagai berikut.

 

1. Situasi Penggunaan Partikel “O” dan “Ga”

Secara baku, partikel “ga” yang digunakan untuk menunjukkan objek dalam kalimat potensial sebagai penganti partikel “o” yang biasa digunakan dalam kalimat kata kerja transitif (kata kerja yang perlu objek).  Namun, sebenarnya partikel “o” juga sering digunakan dalam kalimat potensial secara nyata pada zaman ini karena biasanya hubungan kata kerja transitif dengan objek ketat terikat dan hendak tidak terlepas antara satu sama yang lain walau dalam kalimat potensial. Dengan kata lain, yang menggunakan “ga” fokus terhubung ke bentuk potensial (reru, rareru), sedangkan yang menggunakan “o” erat terhubung ke kata kerja transitif dalam kebiasaan bahasa. Jadi secara baku, gunakanlah partikel ga, tetapi penggunaan o juga tidak begitu masalah dalam kehidupan sehari-hari.  

 

Contoh Kalimat 

デウィさんは日本語にほんごが (atau を) 話はなせます。
Dewi-san wa nihon-go ga (o) hanas-e-masu.
Dewi bisa berbicara dalam bahasa Jepang.

 

私わたしはジャワ文字もじが (atau を) 書かけます。
Watashi wa Jawa moji ga (o) kak-e-masu.
Saya bisa menulis aksara Jawa.

 

このレストランでは、おいしいタイ料理りょうりが(atau を) 食たべられます。
Kono resutoran dewa oishi-i Thai ryoori ga (o) tabe-rare-masu.
Di restoran ini bisa makan masakan Thai yang enak.

 

彼かれはバイクが(atau を) 運転うんてんできません。
Kare wa baiku ga(o) unten deki-masen.
Dia(♂) tidak bisa mengendarai sepeda motor.

 

2. Situasi Penggunaan Partikel “Ga”

2-1. Jika Kalimat Potensial Disertai dengan “deki-masu”

Pola kalimat

 KB(Objek) ができます 
 KB(Objek) ga deki-masu 
 Dapat/bisa melakukan KB 

 

Struktur kalimat

s-140-3

 

Penjelasan

Jika kata kerja "deki-masu" yang memiliki makna “bisa/dapat melakukan KB” digunakan dalam kalimat potensial, partikel “ga” yang paling tepat digunakan untuk menunjukkan objek. Pada umumnya, objek tersebut menunjukkan kegiatan atau skil seperti olahraga, musik, bahasa, tugas, dsb.

 

Contoh Kalimat 

〇 私わたしは英語えいごができます。
Watashi wa ee-go ga deki-masu (benar).
× 私わたしは英語えいごをできます。
Watashi wa ee-go o deki-masu (salah).
Saya bisa berbahasa Inggris.

 

〇 ケンさんは料理りょうりができます。
Ken-san wa ryoori ga deki-masu (benar).
× ケンさんは料理りょうりをできます。
Ken-san wa ryoori o deki-masu (salah).
Ken bisa masak.

 

〇 彼はチェスができます。
Kare wa chesu ga deki-masu. (benar)
× 彼はチェスをできます。
Kare wa chesu o deki-masu. (salah)
Dia (♂) bisa main catur.

 

2-2. Jika Pelaku tidak proaktif (Level N1)

Pola kalimat

 Objek + が (△を) KK (Bentuk Potensial) 
 Objek + ga (△o) KK (Bentuk Potensial) 
 Dapat melakukan KK 

 

Penjelasan

Jika pelaku (subjek) tidak proaktif terhadap kata kerja transitif, dan melakukan sesuatu secara spontan, partikel ga yang lebih tepat digunakan untuk menunjukkan objek daripada partikel o karena hubungan kata kerja transitif dengan objek sudah kurang erat terikat.

 

Contoh Kalimat 

〇 私わたしは英語えいごが読よめるようになりたいです。
Watashi wa ee-go ga yom-eru yoo ni nari-tai desu.
△ 私わたしは英語えいごを読よめるようになりたいです。
Watashi wa ee-go o yom-eru yoo ni nari-tai desu.
Saya ingin menjadi bisa membaca bahasa Inggris.

* Pelaku ingin, tapi tidak proaktif terhadap keinginan itu. Jika pelaku proaktif terhadap keinginan, baru partikel o yang tepat digunakan seperti contoh dalam kurung berikut. (私は英語を読めるようにします。 Watashi wa ee-go o yomeru yoo ni shi-masu. [saya berusaha biar bisa membaca bahasa Inggris])

 

〇 私わたしは英語えいごが読よめるようになりました。
Watashi wa ee-go ga yom-eru yoo ni nari-mashita.
△ 私わたしは英語えいごを読よめるようになりました。
Watashi wa ee-go o yom-eru yoo ni nari-mashita.
Saya sudah menjadi bisa membaca bahasa Inggris.

* Pelaku sudah menjadi bisa membaca bahasa Inggris secara spontan. Jika pelaku proaktif terhadap kemampuan, baru partikel o yang tepat digunakan seperti contoh dalam kurung berikut. (私は英語を読めるようにしました。 Watashi wa ee-go o yomeru yoo ni shi-mashita.[saya sudah berusaha biar bisa membaca bahasa Inggris])

 

3. Situasi Penggunaan Partikel “O” (Level N1)

Pola kalimat

 Objek + O (△Ga) KK (Bentuk Potensial) 
 Objek + を (△が) KK (Bentuk Potensial) 
 Dapat melakukan KK Objek 

 

Penjelasan

Jika pelaku (subjek) proaktif terhadap kata kerja transitif dan melakukan sesuatu secara sengaja(tidak spontan), atau digunakan kata kerja yang dihubungkan dengan objek secara ketat untuk mengekspresikan ketuntasan akibat dari kegiatan tersebut, partikel o yang lebih tepat digunakan daripada partikel ga untuk menunjukkan objek. Contoh yang detail sebagai berikut.

 

3-1 Pro-aktif

Jika pelaku proaktif terhadap kegiatan, partikel o cenderung digunakan dibanding partikel ga. Dalam keadaan seperti ini hubungan antara kata kerja transitif dengan objek makin erat terikat.

 

Contoh Kalimat 

〇 私わたしは英語えいごを読よめるようにした。
Watashi wa ee-go o yom-eru yoo ni shita.
△ 私わたしは英語えいごが読よめるようにした。
Watashi wa ee-go ga yom-eru yoo ni shita.
Saya sudah menjadikan saya bisa membaca bahasa Inggris.

 

〇 私わたしは英語えいごを読よめるようにしたい。
Watashi wa ee-go o yom-eru yoo ni shi-tai.
△ 私わたしは英語えいごが読よめるようにしたい。
Watashi wa ee-go ga yom-eru yoo ni shi-tai.
Saya ingin menjadikan saya bisa membaca bahasa Inggris.

 

3-2 Pro-transitif

Jika kata kerja transitif dihubungkan dengan objek secara ketat, dan mengekspresikan ketuntasan akibat kegiatan tersebut, partikel o yang cenderung digunakan dibanding dengan partikel ga.

 

Contoh Kalimat 

〇 時ときに、法律ほうりつは人ひとを殺ころせます。
Toki ni, hooritsu wa hito o koros-e-masu.
△ 時ときに、法律ほうりつは人ひとが殺ころせます。
Toki ni, hooritsu wa hito ga koros-e-masu.
Terkadang, undang-undang dapat membunuh orang.

 

〇 私わたしは強つよいですが、彼かれを殴なぐれません。
Watashi wa tsuyoi desu ga, kare o nagur-e-masen.
△ 私わたしは強つよいですが、彼かれが殴なぐれません。
Watashi wa tsuyoi desu ga kare ga nagur-e-masen.
Saya kuat, tapi tidak bisa memukul dia(♂).

 

〇 私わたしは彼かれを負まかせる力ちからはありません。
Watashi wa kare o makas-eru chikara wa ari-masen.
△ 私わたしは彼かれが負まかせる力ちからはありません。
Watashi wa kare ga makas-eru chikara wa ari-masen.
Saya tidak memiliki tenaga untuk dapat mengalahkan dia(♂).

 

〇 彼かれは彼女かのじょを愛あいせますか。
Kare wa kanojo o ais-e-masu ka?
△ 彼かれは彼女かのじょが愛あいせますか。
Kare wa kanojo ga ais-e-masu ka?
Apakah dia(♂) bisa mencintainya(♀)?

 

3-3 Transitif secara tuntas

Sama halnya, jika kata kerja taransitif mengekspresikan ketuntasan kegiatan tersebut, partikel o cenderung digunakan daripada partikel ga.

 

Contoh Kalimat 

〇 彼かれは3リットルの水みずを1分ぷんで飲のみ干ほせます。
Kare wa 3 rittoru no mizu o 1-pun de nomi-hos-e-masu.
△ 彼かれは3リットルの水が1分ぷんで飲のみ干ほせます。
Kare wa 3 rittoru no mizu ga 1-pun de nomi-hos-e-masu.
Dia(♂) bisa minum 3 liter air sampai habis dalam 1 menit.

 

〇 出だされた料理りょうりを食たべきれませんでした。
Dasareta ryoori o tabe-kir-e-masen deshita.
△ 出だされた料理りょうりが食たべきれませんでした。
Dasareta ryoori ga tabe-kir-e-masen deshita.
Saya tidak bisa makan sampai habis makanan yang tersedia.

 

3-4 Akibat dari transitif

Jika kata kerja transitif menunjukkan akibat yang jelas, partikel o cenderung lebih sering digunakan daripada partikel ga.

 

Contoh Kalimat 

〇 この道具どうぐでは建物たてものを崩くずせません。
Kono doogu dewa tatemono o kuzus-e-masen.
△ この道具どうぐでは建物たてものが崩くずせません。
Kono doogu dewa tatemono ga kuzus-e-masen.
Dengan alat begini saja, tidak bisa membongkar bangunan ini.

 

〇 水みずがあれば、砂糖さとうを溶とかせます。
Mizu ga are ba, satoo o tokas-e-masu.
△ 水みずがあれば、砂糖さとうが溶とかせます。
Mizu ga are ba, satoo ga tokas-e-masu.
Kalau ada air, gula bisa dicairkan.

 

〇 花はなを使つかって布ぬのを染そめられます。
Hana o tsukatte, nuno o some-rare-masu.
△ 花はなを使つかって布ぬのが染そめられます。
Hana o tsukatte, nuno ga some-rare-masu.
Bisa mengecat kain, dengan memanfaatkan bunga.

 

3-5 Penunjukan Objek secara Jelas

Partilel "o" digunakan untuk menunjukkan objekt dengan jelas biar struktur kalimat tidak membingungkan yang mana subjek dan yang mana objek.

 

Contoh Kalimat

〇 彼かれが彼女かのじょを案内あんないできます。
Kare ga kanojo o annai deki-masu.
× 彼かれが彼女かのじょが案内あんないできます。
Kare ga kanojo ga annai deki-masu. (bingung karena ada "ga"nya dua kali)
Dia(♂) bisa mengantarnya(♀). 

 

〇 ケンさんがデシさんを手伝てつだえます。
Ken-san ga Dei-san o tetsudae-masu.
× ケンさんがデシさんが手伝てつだえます。
Ken-san ga Dei-san ga tetsudae-masu. (bingung karena ada "ga"nya dua kali)
Ken bisa membantu Desi.

 

3-6 Ungkapan idiomatis “rareru dake KK” (Level N3)

Pola kalimat

 KK(Bentuk potensial) だけ KK 
 KK(Bentuk potensial) dake KK 
 Sedapat / sebanyak mungkin melakukan KK 

 

Penjelasan

Ekspresi ini juga menunjukkan ketuntasan kegiatan. Maka, pola kalimat ini menggunakan partikel o untuk menunjukkan objektif.

 

Contoh Kalimat 

〇 すきなものを食たべられるだけ食たべた。
Suki na mono o tabe-rareru dake tabeta.
× すきなものが食たべられるだけ食たべた。
Suki na mono ga tabe-rareru dake tabeta.
Saya makan makanan favorit saya sebanyak mungkin.

 

〇 お金かねを集あつめられるだけ、集あつめた。
Okane o atsume-rareru dake atsumeta.
× お金かねが集あつめられるだけ、集あつめた。
Okane ga atsume-rareru dake atsumeta.
Saya mengumpulkan uang sedapat mungkin.

 

 

toki ni: terkadang
hooritsu: undang-undang
tsuyoi: kuat
nagure-masen: → naguru(memukul) bentuk potensial + masen
makaseru: → makasu(mengalahkan) bentuk potensial
chikara: tenaga

rittoru(liter): liter
nomiho-se-masu: → nomi-hosu(menghabiskan minum) bentuk potensial + masu
dasareta: tersedia

doogu: alat
kuzus-e-masen: → kuzusu(membongkar) bentuk potensial + masen
satoo: gula
tokas-e-masu: → tokasu(mencairkan) bentuk potensial + masu
nuno: kain
some-rare-masu: → someru(mengecat) bentuk potensial + masu
atasume-rareru: → atsumeru(mengempulkan) bentuk potensial

 

 

tunggu