Partikel よ (yo) dalam dalam Bahasa Jepang

Bentuk Biasa, Bentuk Halus, JLPT N1, JLPT N4Tata Bahasa, Bentuk Halus, JLPT N1, JLPT N4

Dalam materi N5, kita pernah belajar partikel akhir よ (yo) yang paling dasar. Misalnya “osishii desu yo (enak lo)”. Nah, kali ini kita akan membahas berbagai fungsi dari よ (yo) secara lebih dalam dan detail. Yuk, mari kita nyimak yo ~ wkwk.

Percakapan

Bahasa Jepang

インボックスさん

シンタ、アイス食べたい。

シンタ

昨日あんたがひとりで全部食べたからもうないよ。

インボックスさん

じゃあ買ってきてよ。アイス食べたい。

シンタ

はあ?何その態度。またサクラに殴られても知らないよ。

インボックスさん

何だよ、バカシンタ。

シンタ

うるさい。このクソ幼稚園児が。

Sinta, aku mau makan es.

Kemarin kamu ngabaisin semuanya sendiri, udah gak ada lagi, lah.

Ya udah sih, beliin, dong. Aku mau makan es.

Hah? Apa-apaan sih lagaknya. Kalau kamu digebukin Sakura lagi, gua ga peduli lagi, deh.

Apa-apaan, sih. Sinta goblok.

Duh bawel. Bocil TK bego ini.

Penjelasan

Terdapat lima fungsi dari partikel akhir よ (yo), yaitu untuk

1. Mempertegas Pendapat Pembicara

今日きょうは雨あめが降ふるよ。
Kyoo wa ame ga furu yo.
Hari ini akan turun hujan, lho.

2. Menyampaikan Informasi yang Belum Diketahui Lawan Bicara

あ、電車でんしゃが来こたよ!
A, densha ga kita yo!
Oh, keretanya datang, lho!

3. Menekankan Permintaan Pembicara

また遊あそびに来きてよ。
Mata asobi ni kite yo.
Main ke sini lagi, ya.

4. Menunjukkan Keluhan, Celaan, atau Penyesalan

何なにだよ、このバカ。
Nan da yo, kono baka.
Apa sih, orang goblok ini.

5. Menunjukkan Sikap Acuh-Tak-Acuh

あの人ひと、もともとやる気きもないんでしょうよ。
Ano hito, motomoto yaruki mo nai’n deshoo yo.
Kiranya, orang itu memang dari awal tidak ada semangatnya.

Partikel akhir ini termasuk bahasa percakapan dan dapat digunakan kepada berbagai pihak dalam berbagai situasi. Jika partikel よ dibubuhkan pada kalimat bentuk biasa, kalimat tersebut diutarakan kepada orang yang hubungannya dekat atau akrab dengan pembicara, atau statusnya lebih rendah daripada pembicara. Sebaliknya, jika partikel ini dibubuhkan pada kalimat bentuk halus (-desu / -masu), kalimat tersebut diutarakan kepada orang yang hubungannya tidak dekat dengan pembicara, atau statusnya lebih tinggi daripada pembicara.

Berikutnya adalah setiap penggunaan partikel akhir よ yang super lengkap!!

1. Mempertegas Pendapat Pembicara

Pola Kalimat

KK/KS/KB(B.Biasa/Halus) よ。
KK/KS/KB(B.Biasa/Halus) yo.
KK/KS/KB lo, ah, dll.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) digunakan untuk menyampaikan pendapat, nasihat, kesan, klaim, atau pertimbangan pembicara kepada lawan bicara dengan tegas agar apa yang diberitahukan oleh pembicara dipahami oleh lawan bicara.

Contoh kalimat

昨日きのうの映画えいが、けっこうおもしろかったよ。
Kinoo no eega, kekkoo omoshirokatta yo.
Film kemarin lumayan seru, loh.

ねえ、このアイス、めっちゃめちゃおいしいよ。
Nee, kono aisu, mecchamecha oishii yo.
Cuy, es ini enaknya mantul, loh.

医者いしゃに行いったほうがいいよ。
Isha ni itta hoo ga ii yo.
Sebaiknya, pergi ke dokter, loh.

大丈夫だいじょうぶ、一人ひとりで行いけるよ。
Daijoobu, hitori de ikeru yo.
Tenang aja, aku bisa pergi sendiri, kok.

2. Menyampaikan Informasi yang Belum Diketahui Lawan Bicara

Pola Kalimat

KK/KS/KB(B.Biasa/Halus) よ。
KK/KS/KB(B.Biasa/Halus) yo.
KK/KS/KB lo, ah, dll.

Penjelasan

Partikel akhir よ digunakan juga untuk memberitahukan suatu informasi yang belum diketahui oleh lawan bicara agar lawan bicara menyadari atau memperhatikan informasi tersebut.

Contoh kalimat

山田やまださん、課長かちょうから電話でんわあったよ。
Yamada-san, kachoo kara denwa atta yo.
Bu Yamada, ada telepon dari Pak Bos, nih.

今日きょうは水曜日すいようびじゃなくて木曜日もくようびだよ。
Kyoo wa suiyoobi ja na kute mokuyoobi da yo.
Hari ini bukan Rabu, tapi Kamis, loh.

そこ、間違まちがってますよ。
Soko, machigatte masu yo.
Yang itu, salah, loh.

3. Menekankan Permintaan dari Pembicara

Pola Kalimat

KK/KS/KB(B.Biasa/Halus) * よ。
KK/KS/KB(B.Biasa/Halus)* yo.
KK/KS/KB ya, dong, lo, lah, dll.

* yang menyatakan permintaan, ajakan, perintah, peringatan, larangan, dsb.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) dibubuhkan pada akhir kalimat untuk menekankan permintaan, ajakan, perintah, peringatan, larangan, dsb dari pembicara kepada lawan bicara secara lembut agar lawan bicara melakukan apa yang disampaikan oleh pembicara. Dalam penggunaan ini, kalimat berakhiran よ ini, intonasinya naik ↗.

Contoh kalimat

体からだに気きを付つけろよ。
Karada ni ki o tsukero yo.
Jaga kesehatanmu, ya.

日本にほんに行いってもがんばれよ!
Nihon ni itte mo ganbare yo!
Meskipun pergi ke Jepang, yang semangat, ya!

今度こんどは彼氏かれしと一緒いっしょにおいでよ。
Kondo wa kareshi to issho ni oide yo.
Lain kali datang bersama pacarmu, ya.

おい、早はやく起おきろよ。
Oi, hayaku okiro yo.
Woy, buruan bangun, dong.

もうタバコは吸すうなよ。
Moo tabako wa suu na yo.
Jangan merokok lagi, ya.

ここで遊あそんじゃいけないよ。
Koko de ason ja ike nai yo.
Tidak boleh main di sini, lo.

駅えきまで乗のせて行いってよ。
Eki made nosete itte yo.
Antarin aku sampai ke stasiun, dong.

もうちょっと真面目まじめに働はたらいてくださいよ。
Moo chotto majime ni hataraite kudasai yo.
Tolong kerjanya yang serius dikit, dong.

少すこしは手伝てつだってよ。
Sukoshi wa tetsudatte yo.
Bantuin dong, masa, bantuin dikit aja nggak mau?

みんなで一緒いっしょに行いこうよ。
Minna de issho ni i koo yo.
Kita pergi bareng, yuk.

外そとのテラスで食たべようよ。
Soto no terasu de tabe yoo yo.
Makan di teras luar, yuk.

4. Menunjukkan Keluhan, Celaan, atau Penyesalan

4-1. Menunjukkan Keluhan kepada Lawan Bicara

Pola Kalimat

KK(Bentuk.Perintah) * よ↘。
KK(Bentuk.Perintah)* yo↘.
KK, lo, lah, dong, dll.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) dibubuhkan pada akhir kalimat permintaan atau perintah untuk menunjukkan kecaman, kritikan, keluhan, atau penyesalan kepada lawan bicara. Dalam penggunaan ini, kalimat berakhiran よ ini, intonasinya turun ↘.

Contoh kalimat

もう、うそつくのやめてよ。
Moo, uso tsuku no yamete yo.
Udah deh, jangan bohong lagi, dong.

なんども同おなじこと言いわせるなよ。
Nando mo onaji koto iwaseru na yo.
Jangan buat gue mengulangi perkataan yang sama, dong.

少すこしぐらい、手伝てつだえよ。
Sukoshi gurai, tetsudae yo.
Hey, bantuin gue dikit, kek.

4-2. Mencela Lawan Bicara

Pola Kalimat

Kalimat(B.Tanya/のだ)* よ↘。
Kalimat(B.Tanya/ noda)* yo↘.
[Kalimat], sih.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) dibubuhkan pada kata tanya atau akhir kalimat tanya untuk mencela lawan bicara. Dalam penggunaan ini, kalimat berakhiran よ ini, intonasinya turun ↘.

Contoh Kalimat

はっ?何なにが言いいたいのよ。
Ha? Nani ga ii tai no yo.
Hah? Lu mau ngomong apa, sih.

今いままでいったいどこで何なにをしていたのよ。
Ima made ittai doko de nani o shite ita no yo.
Selama ini lu ke mana dan ngapain aja, sih?

何なによ、このひとでなし!
Nani yo, kono hito de nashi!
Apaan sih, dasar nggak punya hati!

なにバカなこと言いってんだよ。
Nani baka na koto itten da yo.
Ngomong apa, sih yang nggak-nggak aja!

冷蔵れいぞう庫この中なかのケーキ、誰だれが盗ぬすみ食ぐいしたんだよ!
Reezooko no naka no keeki, dare ga nusumigui shita n da yo!
Kue di dalam kulkas, siapa sih, yang diam-diam memakannya!

4-3. Menunjukkan Keluhan dan Penyesalan

Pola Kalimat

KK/KS/KB(B.Biasa)* よ↘。
KK/KS/KB(B.Biasa)* yo↘.
KK/KS/KB, lo, lah, dong, dll.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) digunakan untuk menunjukkan perasaan kesal, sekaligus protes terhadap perkataan lawan bicara. Dalam penggunaan ini, kalimat berakhiran よ ini, intonasinya turun ↘.

Contoh kalimat

これくらい一人ひとりでできるよ。
Kore kurai hitori de dekiru yo.
Cuma segini aja sih, aku bisa sendiri, kok.

そんなの知しらないよ。
Son’na no shira nai yo.
Loh, mana kutahu!

そんなこと聞きいてないよ。
Son’na koto kiite nai yo.
Gua gak tanya itu, loh. (atau, Gua nggak pernah dengar hal itu)

5. Menunjukkan Sikap Acuh-Tak-Acuh

Pola Kalimat

KK/KS/KB(B.Biasa/Halus)* よ。
KK/KS/KB(B.Biasa/Halus)* yo.
Kiranya, KK/KS/KB.

*kalimat yang menunjukkan dugaan.

Penjelasan

Partikel akhir よ (yo) dibubuhkan pada akhir kalimat yang mengandung dugaan pembicara untuk menunjukkan sikap pembicara yang seolah-olah acuh tak acuh terhadap apa yang diutarakan oleh pembicara.

Contoh kalimat

もともとJLPTなんて受うける気きないんでしょうよ。
Motomoto JLPT nante ukeru ki nai n deshoo yo.
Gua yakin dia dari awal nggak ada niat untuk ikut JLPT, tuh.

また誰だれの意見いけんも聞きかず一人ひとりでやりたいようにやるんでしょうよ。
Mata dare no iken mo kikazu hitori de yaritai yoo ni yaru n deshoo yo.
Lagi-lagi dia pasti akan melakukannya sendiri sesukanya tanpa mendengar pendapat siapa pun, kan?

どうせ、あいつ一人ひとりでいいとこどりするんだろうよ。
Doose, aitsu hitori de ii toko dori suru n daroo yo.
Paling juga dia yang bakal ngambil semua seenaknya sendiri, deh.

Penggunaan Partikel Akhir よ Sebagai Bahasa Wanita

Jika kalimat berakhiran partikel よ dilihat dari pandang jenis kelamin pengguna bahasa, kalimat yang berakhiran ですよ atau だよ dapat dikatakan sebagai bahasa netral, yaitu dapat digunakan oleh wanita dan pria dua-duanya. Namun, jika です atau だ dicabut dari ですよ atau だよ, kalimat tersebut menjadi bahasa wanita untuk menunjukkan kewanitaan pembicara.

Contoh

彼かれはまだ学生がくせいですよ。♂♀ (halus)
Kare wa mada gakusee desu yo.
*bahasa halus yang digunakan oleh wanita dan pria
Dia masih pelajar, lo.

彼かれはまだ学生がくせいだよ。♂♀ (biasa)
Kare wa mada gakusee da yo.
*bahasa kasual yang digunakan oleh wanita dan pria
Dia masih pelajar, lo.

彼かれはまだ学生がくせいよ。♀ (biasa)
Kare wa mada gakusee yo.
*bahasa kasual yang digunakan oleh wanita.
Dia masih pelajar, lo.

Partikel よ Sebagai Interjeksi

Penjelasan

Partikel よ (yo) dapat digunakan sebagai kata seru untuk memanggil orang.

Contoh Kalimat

神かみよ、我われらを守まもりたまえ。
Kami yo, warera o mamori tamae.
Ya Tuhan, lindungilah kami.

山田やまださんよ、ちょっと裏うらに来きてもらっていいかな。
Yamada-san yo, chotto ura ni kite moratte ii ka na.
Pak Yamada, bisa tolong ke belakang sebentar?

Selain itu, partikel よ (yo) dibubuhkan pada kosakata atau akhir frasa dalam kalimat seperti logat bahasa untuk menarik perhatian dari lawan bicara.

今日きょうよ、バイト先さきでよ、社員しゃいんがごちゃごちゃ文句もんく言いってきたから殴なぐってやったんだ。でまたクビ。
Kyoo yo, baito-saki de yo, shain ga gocha-gocha monku itte kita kara nagutte yatta n da. De mata kubi.
Jadi gini, hari ini ya, di tempat part time gue tuh, ada karyawan yang mengeluh macam-macam sama gue, jadi gue pukul dia. Eh, gue dipecat lagi, deh.

Tata Bahasa

Posted by Y-0S★