Acara Now!

Kalimat Pasif dan Bentuk Kata Kerja Pasif

KK. Bentuk Pasif, N4-5Pasif, Tata Bahasa

PenjelasanKosakataLatihan

 

Kalimat pasif digunakan untuk menyatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh pelaku dijelaskan dari sudut pandang orang/benda/hal yang menerima atau mengalami perbuatan tersebut secara pasif. Kata Kerja yang digunakan dalam kalimat pasif mengalami perubahan bentuk. Pembentukan kata kerja dan penggunaan kalimat pasif sebagai berikut di bawah.

 

 

1. Cara Membuat Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif dapat dibuat dari bentuk Nai, dan dikonjugasi sebagai kata kerja kelompok 2 seperti “taberu [-eru]”.

 

Kelompok 1t-187-1

Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “reru”.

Contoh
suwaru → suwara-nai → suwara-reru
kiku → kika-nai → kika-reru
yomu → yoma-nai → yoma-reru

 

Kelompok 2t-187-2

Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “rareru”.

Contoh
miru → mi-nai → mi-rareru
taberu → tabe-nai → tabe-rareru

 

Kata Kerja Lain (“kuru” dan “suru”)t-187-3

kuru: Akhiran “nai” dari bentuk nai diubah menjadi “rareru”.
suru: Irregular

kuru → ko-nai → ko-rareru
suru → shi-nai → sareru (irregular)

 

 

Konjugasi (Perubahan Kata Kerja Pasif)

Cara konjugasi kata kerja pasif sama dengan cara konjugasi kata kerja kelompok 2 seperti “taberu [eru]”

Taberu (kelompok 2)
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
tabe-ru → tabe-masu → tabe-nai → tabe-te

KK Pasif Kelompok 1
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
kika-re-ru → kika-re-masu → kika-re-nai → kika-re-te

KK Pasif Kelompok 2
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
mi-rare-ru → mi-rare-masu → mi-rare-nai → mi-rare-te

KK Pasif irregular
B.Kamus → B.Masu → B.Nai → B.Te
ko-rare-ru → ko-rare-masu → ko-rare-nai → ko-rare-te
sare-ru → sare-masu → sare-nai → sare-te

 

 

 

2. Kalimat kata Kerja Pasif

 

Pola Kalimat

 KB1 は KB2 に KK (Bentuk Pasif) 
 KB1 wa KB2 ni KK (Bentuk Pasif) 
 KB1 di-KK oleh KB2 

 

Struktur kalimat

 

 

Penjelasan

Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan bahwa KB1 (orang/benda/hal) di-KK oleh KB2 (pelaku) dari sudut pandang KB1 yang menerima atau mengalami perbuatan dari pelaku secara pasif. Pada dasarnya, pelaku ditunjukkan dengan partikel “ni”.

 

Contoh Kalimat

Aktif
先生せんせい わたし しかりました

Sensee wa watashi o shikari-mashita.
Guru memarahi saya.

Pasif
わたし 先生せんせいに しかられました

Watashi wa sensee ni shikara-re-mashita.
Saya dimarahi oleh guru.

 

Aktif
トラ ウサギ べました。

Tora wa usagi o tabe-mashita. 
Harimau makan kelinci.

Pasif
ウサギ トラに られました

Usagi wa tora ni tabe-rare-mashita.
Kelinci dimakan oleh harimau.

 

Aktif
 かれ あのひと訪問ほうもん 祝福しゅくふくしました。

Karera wa ano hito no hoomon o shukufuku shi-mashita.
Mereka merestui kedatangan orang itu.

Pasif
あのひと訪問ほうもん かれに 祝福しゅくふくされました

Ano hito no hoomon wa karera ni shukufuku sare-mashita.
Kedatangan orang itu direstui mereka.

 

 

shikari-mashita: → shikaru(memarahi)
tora: harimau
usagi: kelinci
hoomon: kedatangan, kunjungan
shukufuku shi-mashita: → shukufuku suru(merestui)

 

 

1. Ubahlah empat belas kata kerja berikut ke bentuk pasif.

Contoh
warau → warawa-reru

1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) kagu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru

 

2. Ubahlah kata kerja berikut ke empat bentuk sesuai dengan konjugasi kata kerja pasif.

Contoh
warau → warawa-reru, warawa-re-masu, warawa-re-nai, warawa-rete

1) kau, 2) suwaru, 3) uru, 4) noru, 5) matsu, 6) kiku, 7) hanasu, 8) asobu, 9) yomu, 10) kagu, 11) miru, 12) taberu, 13) kuru, 14) suru

 

3. Ubahlah kalimat aktif ke pasif seperti contoh.

Contoh
Yasai o uri-masu → Yasai ga u-re-masu.

1) Kuruma o uri-masu.
2) Semento o tsukai-masu. *semento: semen
3) Ie o kowashi-masu.
4) Nimotsu o okuri-masu.
5) Watashi o okori-masu.
6) Watashi o mi-masu.
7) Dewi san no uta o kiki-masu.
8) Hon o yomi-masu.
9) Nihon-go de tegami o kaki-masu.
10) Indonesia de baiku o tsukuri-masu.
11) Kaban o tsukuri-masen.
12) Ie o uri-masen deshita.

 

4. Ubahlah kalimat aktif ke pasif seperti contoh.

Contoh
Haha wa yasai o uri-masu → Yasai wa haha ni u-rare-masu.

1) Sensee wa seeto o oshie-masu.
2) Yamaha wa baiku o seesan shi-masu.
3) Same wa sakana o tabe-masu. *same: hiu, sakana: ikan
4) mina ga watashi o warai-masu.
5) Kare wa watashi o naguri-masu.