Kalimat(Bentuk Biasa) + baai, Kalimat Pokok 「~場合、~」

Bentuk Biasa, N4-5Syarat dan Pengandaian, Tata Bahasa

k-219

PenjelasanKosakataLatihan

 

Pola Kalimat

 Kalimat(Bentuk Biasa*) 場合(は)、Kalimat Pokok 
 Kalimat(Bentuk Biasa) baai (wa), Kalimat Pokok 
 Jika anak kalimat, maka kalimat pokok 

 * KB-na(+na), KB(+no)

 

Struktur kalimats-219

 

Penjelasan

Kata “baai” adalah kata benda yang memiliki makna “kondisi” atau “situasi”. Jika “baai” digunakan dalam pola kalimat ini, kalimat di depan “baai” mengandaikan suatu kondisi atau situasi, dan kalimat belakang (kalimat pokok) menunjukkan cara mengatasinya, atau kenyataan dari akibat yang terjadi.

 

Contoh Kalimat

遅おくれる場合ばあいは、先さきに連絡れんらくしてください。
Okure-ru baai wa, saki ni renraku shite kudasai.
Jika akan terlambat, tolong hubungi dulu.

 

遅おくれた場合ばあいは、失格しっかくです。
Okure-ta baai wa shikkaku desu.
Jika telah terlambat, dinyatakan gugur.

 

お金かねが必要ひつような場合ばあいは、言いって下さい。
Okane ga hitsuyoo na baai wa, itte kudasai.
Jika membutuhkan uang, tolong kasih tahu.

 

雨あめの場合、イベントは中止ちゅうしです。
Ame no baai, ibento wa chuushi desu.
Jika hujan, acaranya dibatalkan.

 

私わたしの場合ばあいは、問題もんだいありません。
Watashi no baai wa, mondai ari-masen.
Kalau saya, tidak ada masalah. 

 

 

shikkaku: gugur, batal
ibento(event): acara
chuushi: pembatalan, penghentian

 

 

tunggu