tari (dari)~, tari (dari) shi-masu 「~たり、~たりします」

Bentuk.Biasa, N4-5, PerbedaanPenghubung, Tata Bahasa, Perbedaan

PenjelasanKosakataLatihan

 

Pola Kalimat

 Predikat1* (B.Biasa lampau)り、Predikat2* (B.Biasa lampau) りします 
 Predikat1* (B.Biasa lampau)-ri、Predikat2* (B.Biasa lampau) -ri shi-masu 
 Predikat1, Predikat2, (dsb, dll, dst) 

* Predikat=KK, KS, KB

 

Struktur kalimat

 

Penjelasan

Pola kalimat ini digunakan untuk menyebutkan dan menyambung dua predikat (atau lebih dari itu) yang mewakili dari beberapa secara setara. Predikat yang dapat disambung adalah kata kerja, kata sifat, dan kata benda. Urutan predikat dalam pola kalimat ini tidak berhubungan dengan urutan waktu.

 

Contoh Kalimat

★Kata Kerja

日曜日にちようびは、テレビをたり料理りょうりをしたりします。
Nich-yoobi wa, terebi o mita-ri, ryoori o shita-ri shimasu.
Pada hari Minggu, saya menonton TV, memasak (dan sebagainya).

 

土曜日どようびは、ほんよんだり音楽おんがくたりしました。
Do-yoobi wa, hon o yonda-ri ongaku o kiita-ri shi-mashita.
Pada hari Sabtu, saya membaca buku, mendengarkan musik, (dan sebagainya).

 

このクラスでは、日本語にほんごほんだり日本にほんのドラマをたりします。
Kono kurasu de-wa Nihon-go no hon o yonda-ri, Nihon no dorama o mita-ri shi-masu.
Dalam kelas ini, kita membaca buku bahasa Jepang, menonton drama Jepang (dan sebagainya)

 

インドネシアでは、インドネシア勉強べんきょうたり観光かんこうたりしました。
Indonesia dewa, Indonesia-go o benkyoo shita-ri, kankoo shita-ri shi-mashita.
Di Indonesia, saya belajar bahasa Indonesia, berwisata (dan lain-lain).

 

 

★Kata Sifat

あのワルンのコーヒーは、あまかったりあまくなかったりします。
Ano warung no koohii wa ama-katta-ri, ama-ku nakatta-ri shi-masu.
Kopi di warung itu, kadang manis, kadang tidak manis, bermacam-macam (rasanya kurang stabil)

 

あの先生せんせい試験しけんは、むずかしかったりむずかしくなかったりです。
Ano sensee no shiken wa, muzukashi-katta-ri, muzukashi-ku nakatta-ri desu.
Ujian oleh guru itu, kadang susah, kadang tidak susah, bermacam-macam.

*“Suru” dapat diganti dengan “desu”. Artinya hampir sama.

 

*Jika predikat yang positif dan negatif ditunjukkan secara bersamaan, maka pola kalimat ini menyatakan bahwa ada yg predikat positif, ada juga predikat negatif.

 

 

★Kata Benda

学生がくせいはインドネシアじんだったり日本人にほんじんだったりします。
Gakusee wa Indonesia-jin datta-ri, Nihon-jin datta-ri shi-masu.
Muridnya orang Indonesia, orang Jepang, dan lain-lain.

 

メニューは日本食にほんしょくだったり、インドネシア料理りょうりだったりです。
Menyuu wa Nihon-shoku datta-ri, Indonesia-ryoori datta-ri desu.
Menunya masakan Jepang, masakan Indonesia, dan lain-lain.

*“Suru” dapat diganti dengan “desu”. Artinya hampir sama.

 

 

Penggunaan Tunggal

“Tari (dari)” dapat digunakan secara tunggal, dan menunjukkan bahwa selain yg ditunjukkan dengan “tari (dari)”, masih ada hal-hal yang lain.

 

休日きゅうじつは、ものたりします。
Kyuujitu wa kaimono ni itta-ri shi-masu.
Pada hari libur, saya pergi berbelanja, dan seterusnya.

 

ボゴールでは、植物園しょくぶつえんたりしました。
Bogor de-wa, shokubutsu-en ni itta-ri shi-mashita.
Di Bogor, saya jalan-jalan ke kebun raya, dan seterusnya.

 

失敗しっぱいたりしないようにします。
Shippai shita-ri shinai yoo ni shi-masu.
Saya akan berusaha supaya tidak gagal, dan sebagainya.

 

 

Ulangan secara Bergantian

Pola kalimat ini dapat digunakan juga untuk menunjukkan ulangan secara bergantian.

 

いえまえの道を、くるまたりたりします。
Ie no mae no michi o kuruma ga itta-ri, kita-ri shi-masu.
Mobilnya berbolak-balik di jalan di depan rumah saya.

 

あめたりだりします。
Ame ga futta-ri yanda-ri shi-masu.
Hujannya turun dan berhenti secara bergantian.

 

おな場所ばしょたりはいたりしている。
Onaji basho o deta-ri, haitta-ri shite-iru.
Bolak-balik keluar masuk ke tempat yang sama.

 

 

★ Perbedaan antara Tari (dari) dan Te

Pada dasarnya, “tari (dari)” digunakan untuk menyambung hal-hal yang mewakili (dipilih dari beberapa) secara setara. Sedangkan “Te” digunakan untuk menyambung semua hal yang ingin ditunjukkan pembicara secara berturut-turut dan berurutan.

 

大阪おおさかたり京都きょうとたりしました。
Osaka ni itta-ri, Kyoto ni itta-ri shi-mashita.
Saya pergi ke Osaka, Kyoto, dan lain-lain.

 

大阪おおさか京都きょうときました。
Osaka ni itte, Kyoto ni iki-masita.
Saya pergi ke Osaka, lalu, pergi ke Kyoto.

 

 

kankoo shi: → kankoo suru(berwisata)
shokubutsu-en: kebun raya
shippai shi: → shippai suru(gagal)

 

 

tunggu