Introduksi Partikel Ga Sebagai Penunjuk Subjek

N4-5, Partikel GaKaku-joshi, Tata Bahasa

PenjelasanKosakataLatihan

 

Dalam sesi ini kita akan membahas partikel “ga”. Ini pelajaran jenis partikel “kakujoshi” yg terakhir. Partikel “ga” juga sangat penting karena pada dasarnya partikel inilah yang menunjukkan subjek dalam kalimat. Kuy  🙂 

 

pola kalimat

 Subjek が Predikat 
 Subjek ga Predikat 
 Subjek Predikat 

 

Struktur kalimat

 

Penjelasan

Pada dasarnya, partikel ga digunakan untuk menunjukkan subjek. “Ga” selalu diletakkan di belakang subjek.

 

Contoh Kalimat

バスはしります。
Basu ga hashiri-masu.
Bus berjalan.
*Bus = subjek terhadap predikat yg menjelaskan pergerakan(berjalan).

 

あめります。
Ame ga furi-masu.
Hujan turun.
*Hujan = subjek terhadap predikat yg menjelaskan pergerakan (turun).

 

ケンさんました。
Ken-san ga ki-mashita.
Ken datang.
*Ken = subjek terhadap predikat yg menjelaskan pergerakan (datang).

 

おおきいです。
Me ga ooki-i desu.
Matanya besar.
*Me = subjek terhadap predikat yang menjelaskan keadaan (besar).

 

やまきれいです。
Yama ga kiree desu.
Gunungnya indah.
*Yama = subjek terhadap predikat yang menjelaskan keadaan (indah).

 

 

★Tambahan

Mungkin beberapa pembaca pernah merasa heran “koq subjek tidak banyak ditemukan dalam contoh kalimat pd setiap materi di website ini ?!?!”

Iyaaah, sebenarnya setiap kalimat memiliki subjek, dan harusnya subjek dengan partikel “ga” juga ada di dalam setiap kalimat. Namun, bahasa Jepang sering memotong(menghilangkan) subjek jika subjek tersebut sudah diakui oleh pembicara dan lawan bicara (meski ada subjek, subjek tersebut tidak muncul ke dalam kalimat). Selain itu, partikel “ga” sering kali dibungkus dan disembunyikan oleh partikel “wa” yang menunjukkan topik sehingga “ga” tidak kelihatan dalam kalimat. Fungsi pokok “ga” dan penggunaan antara “ga” dan “wa” akan dibahas lagi pada BAB 19 “Partikel III Wa dan Ga 「は」と「が」”.

 

 

basu: bus
ame: hujan
furi-masu: → furu(turun hujan)
ki-mashita: → kuru(datang)
me: mata
yama: gunung

 

 

tunggu